Beranda Akses Libatkan Tokoh-Akademisi, Pemprov Jambi Dukung Perlindungan Gambut Tanjabtim

Libatkan Tokoh-Akademisi, Pemprov Jambi Dukung Perlindungan Gambut Tanjabtim

28

JAMBI, AksesNews – Sekda Provinsi Jambi Sudirman membuka konsultasi publik penyusunan draf dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut ( RPPEG) Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026-2055 di Hotel Aston, Selasa (28/4/2026).

Hadir dalam acara ini pihak pihak yang berkepentingan, seperti tokoh masyarakat, pengiat lingkungan, akademisi, tokoh agama, pengusaha dan pemerintah.

“Masukan masukan dari berbagai kalangan ini untuk memantapkan dalam penyusunan dokumen Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut yang aplikatif dalam masa 30 tahun ke depan,” kata PLT Kepala Dinas Lingkungan Provinsi Jambi, Arief Munandar.

Sementara Sekda Sudirman berbicara tentang efesiensi yang harus dihadapi agar pembangunan terus berjalan.

“Dalam kondisi ini perlu suatu inovasi, kegiatan RPPEG ini salah satunya. Karena pendanaannya dari pemerintah pusat dan donor dari luar negeri,” ujarnya.

Menyinggung tentang kegiatan konsultasi publik penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut ( RPPEG) Kabupaten Tanjung Jabung Timur sangat perlu dilakukan, agar dokumen yang akan dipakai 30 tahun bisa menjawab perkembangan hingga tahun 2055.

“Masukan dari masyarakat, pemerhati lingkungan, pemerintah dan para pengusaha sangat penting, agar dokumen ini bisa menjadi pedoman yang aplikatif untuk masa yang akan datang,” jelasnya.

Dijelaskan Sudirman, pemprov sangat mendukung kegiatan ini. Karena adanya dokumen RPPEG tiap kabupaten suatu langkah untuk menjaga ekosistim gambut yang aplikatif dan berkelanjutan

Staf Ahli Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Agus Sadikin, masalah gambut di Tanjabtim cukup banyak dengan ada dokumen perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut ( RPPEG) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, suatu yang sangat penting.

“Adanya dokumen pengelolaan ekosistim gambut di Tanjabtim suatu legacy yang pada akhirnya untuk kesejahteraan rakyat dan pemeliharaan gambut secara berkelanjutan,” ujarnya. (Rls/*)