Konflik Lahan Petani Betara Kiri & PT WKS, Anwar Sadat: Timdu Telusuri Data terkait Status Tanah

Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat menjelaskan Timdu akan menelusuri data terkait status tanah. Foto: Ist
Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat menjelaskan Timdu akan menelusuri data terkait status tanah. Foto: Ist

TANJABBAR, AksesJambi.com – Usai pimpin rapat fasilitasi konflik lahan antara TSM dengan PT. PSJ, Bupati Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Anwar Sadat melanjutkan pimpin rapat fasilitasi penanganan permasalahan konflik lahan masyarakat Betara Kiri dengan Pihak PT. Wira Karya Sakti (WKS), Rabu (02/11/2022)

Rapat yang dilaksanakan di Balai Pertemuan ini turut dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Asisten I, Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Kepala OPD terkait, Perwakilan BPN, Kabag terkait di Lingkup Setda, Camat Kuala Betara, Lurah Betara Kiri, Kades, Perwakilan Petani Betara Kiri, Perwakilan PT. WKS dan undangan lainnya.

Membuka rapat, Asisten I, Hidayat menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan adalah sebagai upaya percepatan penyelesaian permasalahan konflik lahan petani Betara Kiri dengan PT. WKS.

Sementara itu, Bupati Tanjabbar Anwar Sadat dalam arahannya mengatakan terkait permasalahan masyarakat Betara Kiri dengan PT. WKS, Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Tanjabbar akan menelurusi kembali data yang telah diserahkan.

“Ini terkait status tanah, tentu kita akan memulai dari awal. Nanti Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Tanjabbar termasuk Kejaksaan, Dandim, Kapolres dan DPRD akan menelusuri kembali data-data yang telah disampaikan kepada kami termasuk melaksanakan peninjauan terhadap objek konflik untuk mengetahui status tanah tersebut,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan, Pemerintah Daerah akan berupaya seoptimal mungkin untuk menyelesaikan masalah konflik lahan yang terjadi.

“Untuk itu saya menghimbau kepada kelompok masyarakat untuk bersabar sampai adanya tindak lanjut dari permasalahan tersebut dan untuk semua pihak untuk tetap menjaga kondusifitas,” harapnya. (Wjs/*)