Beranda Akses Kisruh Merek Dagang ‘Aroma Cempaka’ di Kota Jambi Sampai ke Jalur Hukum

Kisruh Merek Dagang ‘Aroma Cempaka’ di Kota Jambi Sampai ke Jalur Hukum

JAMBI, AksesNews – Terkait persoalan merek dagang Rumah Makan Aroma Cempaka, Sidi Janidi selaku pemilik pemegang merek nama Aroma Cempaka angkat bicara melalui kuasa hukumnya, bertempat di Galoe Rempah Cafe, Sungai Sawang, Selasa (27/07/2021) siang.

Disampaikan Kuasa Hukumnya, Ilham Kurniawan menyampaikan bahwa permasalahan terhadap merek nama Aroma Cempaka sudah terjadi cukup lama sejak tahun 2009.

“Sebelumnya, kita sudah melakukan mediasi secara kekeluargaan, namun si A tidak mengindahkan hal tersebut. Si A tidak memiliki hak legalitas atas merek Aroma Cempaka,” katanya.

Ilham mengatakan, dengan inisial A yang saat ini mengelola di dua kawasan yang berada di Kota Jambi telah menggunakan merek dagang secara melawan hukum.

“Saudara inisial A yang sekarang ini mengelola di dua tempat di Kota Jambi dan saudara A ini, menggunakan merek dagang Rumah Makan Aroma Cempaka secara melawan hukum,” ungkapnya.

Pemilik merek Aroma Cempaka, Sidi Janidi sudah mengajukan ke Dirjen Haki dan memang sejak tahun 1986 sudah merintis rumah makan ini. Ketika merek ini diajukan dan diverifikasi tahun 2011, lahirlah namanya sertifikat merek dagang dengan pemegang yaitu Sidi Janidi.

Ilham juga menyampaikan Adapun yang menjadi dasar laporan ke Polda Jambi diduga saudara A ini melanggar ketentuan pasal 100 Undang-undang merek dagang.

“Inisial A ini secara tanpa izin ia melakukan usaha dengan merek dagang Aroma Cempaka. Nomor LP kita itu yaitu
LP/B/62/IV/Res.2.1/2021/SPKT B Polda Jambi,” tambahnya.

Ilham mengatakan, atas kejadian ini boleh dikatakan perkara pertama terkait merek dagang. Kalau memang jalannya dipersidangan, mungkin ini perkara pertama merek dagang yang disidangkan di Provinsi Jambi.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada keterengan dari pihak terkait penamaan Aroma Cempaka yang telah memakai nama rumah makan tersebut. (Bjs/*)

DRadio 104,3 FM Jambi