Beranda Akses Masih Banyak Penduduk Indonesia Belum Terjangkau Listrik

Masih Banyak Penduduk Indonesia Belum Terjangkau Listrik

JAKARTA, AksesNews – Sebanyak 5,2 juta penduduk Indonesia saat ini belum menikmati penerangan atau listrik yang berarti setara dengan seluruh populasi Negara Singapura ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Ignasius Jonan di 4 tahun Kerja Pemerintahan Jokowi-Kalla dengan tema Penguatan Indonesia Sentris di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

“Meskipun kita telah mencapai target 98 persen penduduk Indonesia dapat menikmati listrik namun tetap saja masih ada 2 persen atau 5,2 juta penduduk belum terjangkau listrik,” jelas Jonan.

Jonan menyatakan, saat ini wilayah yang belum teraliri listrik oleh PLN sebagian besar adalah daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dengan Provinsi Papua sebagai wilayah terbanyak. Oleh sebab itu, Pemerintah terus mengupayakan melistriki seluruh wilayah Indonesia agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati listrik sebagai pintu peradaban dan wujud energi berkeadilan.

Selanjutnya bagi masyarakat yang belum menikmat listrik di daerah yang sangat sulit dijangkau maka pemerintah menyediakan paket lampu surya hemat energi. Pemerintah memberikan gratis yang berupa 4 buah lampu 25 watt, juga satu colokan untuk mengisi baterai ponsel.

Tahun lalu memasang 79.556 rumah yang dominan di daerah Indonesia Timur. Lalu ada 167 ribu rumah target akan dipasang tahun ini. Usaha tersebut terus dilakukan Kementerian ESDM demi keterjangkauan sumber energi di masyarakat, baik terjangkau dari segi akses maupun dari tarif.

“Sehingga diusahakan agar tahun 2019 tak ada kenaikan tarif listrik,” tegas Menteri Jonan.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan program BBM Satu Harga dengan membuat pemanfaatan energi demi ketersediaan, disamping keterjangkauan harga.

Sebelumnya, harga BBM Kabupaten Puncak, Papua 100 ribu/liter, Nunukan 40 ribu/liter, sekarang satu harga. Upaya pemerintah membangun SPBU di wilayah 3T, pada tahun lalu sudah dibangun 57 titik, tahun ini target 73 titik, target sampai akhir 2019, ada 160 titik,” pungkasnya.

SUMBER: minanews.net

DRadio 104,3 FM Jambi