Beranda Akses Napi Lapas Kelas IIB Muaro Bungo Melarikan Diri Saat Buang Sampah

Napi Lapas Kelas IIB Muaro Bungo Melarikan Diri Saat Buang Sampah

BUNGO, AksesJambi.com Seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Bungo, kabur ketika membuang sampah, sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (17/05/2021).

Warga binaan itu bernama Junaidi (45). Ia merupakan narapidana (Napi) kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kepala Pengamanan Lapas Muaro Bungo, Dedy Sutriyadi Rizal mengatakan, sebelum kabur Junaidi ditugaskan untuk membuang sampah di belakang Lapas.

Junaidi dipercaya keluar Lapas karena selama menjalankan hukuman tercatat berkelakuan baik. Tidak heran, ia mendapatkan remisi khusus Idul Fitri selama 15 hari.

Namun, ketika ditugaskan membuang sampah, Junaidi tidak tampak lagi.

“Saat pembuangan sampah pertama dan kedua masih ada. Namun saat pembuangan sampah yang ketiga, dia tidak ada lagi,” ujarnya, Rabu (19/05/2021).

Aksi kabur itu disadari pihak Lapas saat jam istirahat di siang hari. Saat itu petugas mengumpulkan semua warga binaan untuk memastikan kehadiran. Hanya Junaidi yang sosoknya tidak tampak.

Perlu diketahui, sebagai narapidana Junaidi mendapatkan hukuman penjara selama 2 tahun. Saat ini, ia sudah menjalankan hukuman selama 9 bulan dan mendapatkan remisi Idul Fitri dengan pengurangan masa hukuman selama 15 hari.

Sementara itu, Kapolres Bungo, AKBP Mokhamad Lutfi ,mengatakan pihaknya sedang mendeteksi keberadaan pelaku. Rumah pelaku berada dalam pantauan Polsek Tanah Sepenggal.

“Kapolsek Tanah Sepenggal sudah memberi laporan bahwa pelaku tidak berada di rumahnya,” kata Kapolres Bungo.

Keberadaan pelaku masih belum diketahui sampai saat ini. Namun polisi akan melakukan pencarian hingga kembali membawa pelaku ke Lapas.

Ia pun meminta pihak Lapas untuk mengirim surat secara resmi kepada kepolisian tetangga untuk membantu melakukan pencarian terhadap pelaku. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pelaku melarikan diri ke luar dari wilayah hukum Polres Bungo atau Polda Jambi.

“Kita akan terus monitor, meskipun pelaku kabur ke polres tetangga atau keluar Polda Jambi,” pungkasnya. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi