Beranda Akses Empat Tersangka Kasus Korupsi Dana Kementerian Pertanian Dilimpahkan ke Kejati Jambi

Empat Tersangka Kasus Korupsi Dana Kementerian Pertanian Dilimpahkan ke Kejati Jambi

JAMBI, AksesJambi.com – Tindak Pidana Korupsi pembangunan Kontruksi Embung Desa Sungai Abang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo pada Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Ketahanan Pangan Tebo tahun anggaran 2015, telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Jambi.

Pelaku sebanyak 4 orang, yakni S sebagai Kadis selaku pengguna Anggaran dan pejabat pembuatan komitmen, FU Kuasa Direktur CV. Persada Antara Nusa selaku kontraktor, Kabid Sarana Prasarana KN selaku Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan dan JN sebagai rekanan yang memiliki proyek embung.

Dana yang dikorupsi oleh tersangka merupakan dana dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementrian Pertanian untuk membangun embung di Kabupaten Tebo. Dalam tender Proyek, Pembangunan Embung tersebut dimenangkan oleh CV. Persada Antara Nusa dengan nilai kontrak sebesar Rp1.620.669.000,- untuk anggaran pembangunan embung.

Bedasarkan Laporan dari masyarakat, setelah embung tersebut selesai dibangun, ternyata embung itu ambruk. Pihak Penyelidik melanjutkan laporan tersebut atas dasar laporan Nomor LP/A-33/VII/2016/JAMBI/RES TEBO Tanggal 12 Juli 2018 dan 3 laporan nomor LP/A-09/I/2018/JAMBI/SPKT Tanggal 29 Januari 2018.

Kasubit III Tipikor Polda Jambi Ade Dirman mengatakan setelah melakukan penyelidikan ternyata progres pembangunan embung itu 80,89 persen, namun pihak Dinas Tanaman Pangan Holtikultura mencairkan anggaran sebanyak seratus persen kepada kontraktor.

“Setelah dilakukan audit secara teknis terhadap pembangunan embung tersebut dengan bantuan tenaga ahli dari ITB, ternyata hasil temuan audit teknis secara kualitas dan kuantitas tidak sesuai dengan spesifikasi teksnis didalam kontrak. Hal tersebut merupakan penyebab ambruknya embung,” kata Ade, Rabu (18/07/2018).

Lanjutnya, dengan ditemukan perbuatan melawan hukum dan adanya indikasi kerugian negara pada kasus tersebut, Penyidik Tipikor Polda Jambi melakukan penyidikan terhadap Perkara dan telah dinyatakan lengkap oleh JPU serta direncanakan pada hari Rabu tanggal 18 Juli 2018 akan dilimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejati Jambi.

“Alasan dari motif adalah anggaran akhir tahun anggaran. Kami masih melakukan pengembangan terkait dengan penyidikan adanya untuk dugaan tersangka-tersangka yang lain. Semoga dalam tahun 2018 Direktorat Diserse Kriminal Khusus bisa melakukan peningkatan terhadap sidik terhadap tersangka-tersangka lain,” jelasnya.

Barang bukti yang yang ditemukan penyidik berupa dokumen pelaksanaan-dokumen terkait, laporan perhitungan kerugian negara dari BPK perwakilan provinsi Jambi sebesar Rp1.233.496.829.82,- , hasil penyitaan pihak terkait dengan total Rp49.420.000,-. (Alpin)

DRadio 104,3 FM Jambi