Beranda Akses Berkah Pandemi, Ubah Hobi Ikan Cupang Hias Jadi Cuan Bisnis

Berkah Pandemi, Ubah Hobi Ikan Cupang Hias Jadi Cuan Bisnis

Ikan cupang hias. Foto: AksesJambi.com
Ikan cupang hias. Foto: AksesJambi.com

JAMBI, AksesNews – Penyebaran virus Corona di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir, tentunya kondisi ini mempengaruhi roda ekonomi dan sejumlah sektor usaha yang nyaris terhenti. Namun beberapa bisnis justru membawa berkah tersendiri, salah satunya bisnis ikan cupang.

Saat sejumlah usaha gulung tikar, budidaya ikan cupang hias malah semakin menjanjikan. Bahkan, kehadirannya disebut membawa berkah yang menggiurkan secara ekonomi karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Hari ini, AksesJambi.com berkesempatan menemui seorang penjual sekaligus pembudi daya ikan cupang hias bernama Ari Rhama (31) di Kota Jambi, di mana ia saat ini tengah sibuk mengelola bisnisnya yang mulai merambah ke tingkat provinsi lainnya juga.

Dengan telaten, ia terus mengembangkan usaha ikan cupangnya yang sudah dipasarkan ke Pekanbaru, Batam, Lampung, bahkan hingga ke Pulau Bali. Selain sebagai hobi, hal ini juga untuk membantu perekonomiannya yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Berbekal dari hobinya memelihara ikan cupang, Ari Rhama yang merupakan karyawan swasta kini beralih profesi menjadi peternak ikan cupang. Dirinya mengaku tertarik mengembangbiakkan ikan cupang, karena proses pengembangbiakannya mudah.

Dengan sejumlah pengetahuannya tentang ternak cupang dan bagaimana perawatannya, Ari Rhama juga dibantu oleh rekannya. Memulai usahanya sejak awal tahun 2019 akhir, Ari Rhama mengaku memanfaatkan pemasaran ikan cupang dilakukan secara online guna memperluas jaringan dalam penjualan.

“Usaha ini dimulai dari bulan Desember 2019, sebenarnya saya sendiri sudah hobi sejak 2018 memelihara ikan cupang hias. Saat ini, sudah pindah ke tempat yang baru dengan dibantu komunitas. Dari situ, saya mulai belajar bisnis ikan cupang untuk dikembangkan,” kata Ari Rhama kepada AksesJambi.com, Kamis (17/12/2020).

Ari Rhama, peternak ikan cupang hias. Foto: AksesJambi.com
Ari Rhama, peternak ikan cupang hias. Foto: AksesJambi.com

Ari Rhama tak hanya sendiri dalam mengelola peternakan ikan cupang ini, namun ia turut mempekerjakan rekan-rekannya yang di-PHK akibat pandemi Covid-19. Dirinya juga menyebutkan, bahwa peminat ikan cupang kini semakin beragam. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa dari berbagai latar belakang usia.

“Kalau dilihat pandemi ini usaha lain sepi, bisnis ikan cupang hias justru makin ramai. Selama pandemi, peminatnya semakin banyak, semua sekarang pada suka cupang dan banyak yang hobi. Variasi warna yang menjadi salah satu daya tariknya,” katanya.

Ari Rhama memiliki sekitar 300 indukan ikan cupang dengan berbagai jenis. Jenisnya antara lain koi galaxy, nemo multy, super red, half moon, cooper, helboy, black mba, samurai, dan blue rim. Untuk indukan ikan cupang yang dijual harganya bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

”Ada yang dikirim ke daerah tetangga, Pekanbaru, Batam dan Lampung. Di Sumatera juga ads yang sudah memesan, seperti di Pulau Jawa dan Bali. Di sini juga banyak yang datang langsung untuk membeli,” sebutnya.

Di pekarangan belakang rumahnya, Ari Rhama membuat beberapa kolam untuk pembibitan dan beberapa etalase untuk menempatkan indukan cupang yang berkualitas baik. Hal ini agar bibit yang dihasilkan bagus dan nantinya, memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

Selain memang karena hobi dan tentunya juga menghasilkan, ikan cupang menurutnya dianggap dapat menjadi penangkal rasa bosan di kala Pandemi Covid-19 yang aktivitasnya kini kebanyakan tinggal di rumah dan harus tetap produktif melalui budidaya ikan cupang hias ini. (Bjs/*)

DRadio 104,3 FM Jambi