Beranda Akses Progres Pembangunan Flyover, Dinas PUPR Provinsi Jambi Segera Ajukan Kajian Andalalin

Progres Pembangunan Flyover, Dinas PUPR Provinsi Jambi Segera Ajukan Kajian Andalalin

JAMBI, AksesJambi.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi sedang menyiapkan kajian dan akan segera mengajukan dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) ke Forum Group Diskusi (FGD), terkait pengerjaan Proyek Overpass Sipin yang akan dimulai tahun 2018 ini.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas PUPR Provinsi Jambi, Tetap Sinulingga, mengatakan, hai ini dilakukan sebagai bahan kajian membuat rekayasa lalu lintas agar pada saat proses pengerjaan mulai berjalan, tidak menghambat lalu lintas jalan masyarakat dan mengganggu pengerjaan proyek tersebut.

“Desain Andalalin segera kita ajukan pada FGD, yang leading sektornya itu Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, dan Direktorat Lalu Lintas untuk merubah jalur transportasi selama proses pengerjaan. Sehingga, pengerjaan proyek tidak terganggu akibat aktivitas kendaraan,” kata Kabid Bina Marga, Tetap Sinulingga, Senin (16/07/2018) kemarin.

Progres pembangunan Flyover di Simpang Mayang ini nantinya, kata Tetap pada 2018, Dinas PUPR Provinsi Jambi telah menyiapkan alokasi anggaran Rp 43 Miliar dari total Rp 136 Miliar dana yang dibutuhkan untuk kegiatan yang menggunakan kontrak tahun jamak atau Multy Year ini.

“Untuk sisanya nanti, akan dialokasikan menggunakan anggaran tahun 2019. Proses tendernya, akan mulai dilakukan pada bulan September, selanjutnya di Bulan November 2018 sudah dilakukan penandatanganan kontrak kerja,” jelasnya.

BACA JUGA: Pembangunan flyover di Simpang Mayang Segera Terealisasi

Tujuan dari pembangunan Flyover ini untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Seputaran Lampu Merah Mayang. Flyover ini akan menghubungkan jalan dari Bundaran Tugu Juang sampai simpang STM Atas sepanjang sekitar 800 meter dengan dua jalur jalan.

“Dengan Andalalin dapat diperhitungkan rekayasa dan managemen untuk mengatasi dampak lalu lintas atas pengerjaan ini, terlebih pada saat bersamaan akan kegiatan besar yang akan juga dikerjakan di sekitar lokasi tersebut. Tidak hanya Flyover, ada juga pembangunan Jambi Bisnis Center (JBC) dan renovasi Tugu Juang nanti,” sebutnya.

Untuk diketahui, Proyek tersebut direncanakan akan selesai pada Desember 2019 mendatang dan mulai dapat difungsikan pada awal tahun 2020. Flyover diyakini akan sangat berdampak pada penguraian kemacetan yang kerap terjadi di sekitar lampu merah Simpang Mayang. (Bahara Jati)