Beranda Akses Penerimaan CPNS Jambi 2019, Formasi Guru Masih Sangat Dibutuhkan

Penerimaan CPNS Jambi 2019, Formasi Guru Masih Sangat Dibutuhkan

FOTO: Instagram @kelasinspirasikerinci
FOTO: Instagram @kelasinspirasikerinci

JAMBI, AksesNews – Pemerintah akan kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2019 ini. Untuk, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sendiri akan mengusulkan jumlah formasi CPNS pada awal Juli mendatang.

Hal tersebut dikatakan Kepala Biro Humas Setda Pemprov Jambi, Johansyah saat dikonformasi AksesJambi.com, Minggu (16/06/2019). Untuk saat ini, belum ditentukan berapa jumlah formasi yang akan diusulkan pada tahun ini.

“Namun diperkirakan, tenaga pengajar masih akan menjadi prioritas. Kita baru meminta data ke OPD dan tanggal 30 Juni nanti baru kita kirim formasinya ke MenPAN-RB, sesuai syarat edaran yang disampaikan ke kita,” kata Johansyah.

Menurutnya, jumlah formasi yang diusulkan biasanya formasi tersebut tidak jauh dengan jumlah yang pensiun setiap tahunnya. Yang pasti formasi guru masih sangat dibutuhkan, sebab pensiun rata-rata 350 orang setiap tahunnya.

“Biasanya formasi tersebut dak jauh dengan jumlah yang pensiun setiap tahunnya rata-rata 350 orang, yang pasti formasi guru masih sangat dibutuhkan. Data lengkap rinciannya awal Juli, yang diusulkan ke MenPAN-RB untuk Pemprov Jambi,” jelasnya.

Untuk diketahui, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah merilis data statistik PNS di Indonesia per 31 Desember 2018. Klik disini, untuk mengunggah data statistik PNS tenaga pendidik dan kesehatan dari BKN tahun 2018 lalu.

Berdasarkan data tersebut disebutkan jumlah PNS per 31 Desember 2018 adalah 4,18 juta orang dengan rincian 939.236 PNS bertugas di Instansi Pusat dan 3.246.267 PNS bertugas di Instansi Daerah.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan menjelaskan, untuk distribusi umur, jumlah PNS didominasi kelompok usia 41-60 tahun yang mencapai angka 2.896.821 PNS, sedangkan untuk kelompok usia 18-40 tahun berjumlah 1.288.682 PNS.

Sementara sejumlah 300.000 tenaga guru yang berada pada kelompok usia 56-60 tahun akan mencapai batas usia pensiun (BUP) dalam jangka lima tahun ke depan, diikuti dengan kelompok usia 46-55 tahun.

“Artinya, dibutuhkan peningkatan signifikan untuk SDM tenaga pendidik dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan untuk mengejar laju pertumbuhan penduduk usia sekolah yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun,” pungkasnya. (Bahara Jati)

DRadio 104,3 FM Jambi