Beranda Akses Diduga Limbah PT BBP Cemari Aliran Sungai Aur Desa Jangga

Diduga Limbah PT BBP Cemari Aliran Sungai Aur Desa Jangga

BATANGHARI, AksesJambi.com – Warga Desa Jangga, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari dihebohkan dengan aliran sungai yang berubah warna di Wilayah Desa Jangga. Diduga perubahan warna air itu karena tercemar limbah PT Berkat Bara Persada (BBP) yang beroperasi di lokasi tersebut.

Sementara menurut salah satu warga berinisial HP mengatakan, kejadian tercemarnya aliran sungai ini tidak hanya satu kali, beberapa waktu lalu juga pernah terjadi. Sehingga menyebabkan keruhnya air aliran Sungai Aur yang masih di gunakan oleh masyarakat desa.

“Air sungai itu masih tetap dipakai untuk keperluan warga desa, namun karena penampungan limbah batu bara kerap melimpah, sehingga mengalir ke sungai ini,” kata dia, Minggu (03/05/2020).

Dikatakannya, dengan tercemarnya aliran sungai tersebut, tentunya membuat warga desa menjadi resah. Sebab masyarakat desa masih memerlukan air tersebut untuk keperluan sehari-hari,

“Ibu-ibu di Desa Jangga juga kerap mengeluhkan kejadian ini ke perangkat desa, seolah-olah perangkat desa di tuduh tutup mata dengan adanya pencemaran ini,” ucap HP yang juga merupakan anggota perangkat Desa Jangga.

Jika, permasalahan limbah ini tidak segera diatasi oleh pihak perusahaan, maka masyarakat Desa Jangga akan melaporkan kejadian ini ke Dinas Lingkungan Hidup dan DPMPTSP Kabupaten Batanghari.

“Jika tidak ditindaklanjuti kemungkinan kita akan melaporkan ke instansi terkait. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat Desa Jangga,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, HRD PT BBP, Joko mengaku tidak mengetahui secara langsung kejadian tersebut, sebab selamat satu minggu ini ia tidak ke lokasi perusahaan. Untuk penanganan limbah merupakan tanggung jawab dari bagian Health Safety Enviroment (HSE) PT BBP.

“Coba langsung minta klarifikasi ke pihak HSE pak, langsung ke pak Elisa,” ungkapnya.

Sementara itu, konfirmasi terkait melimpahnya limbah tersebut, HSE PT BBP belum memberikan tanggapan. (ANI)

DRadio 104,3 FM Jambi