JAMBI, AksesNews – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Seberang Kota terus memperkuat keandalan pasokan listrik melalui pendekatan preventif berbasis keselamatan. Salah satunya dengan menggelar edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kelistrikan secara langsung kepada masyarakat di wilayah layanan PLN ULP Seberang Kota.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam menekan potensi gangguan listrik yang bersumber dari instalasi pelanggan yang tidak sesuai standar.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, PLN mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya penggunaan listrik yang aman, sehingga keandalan pasokan listrik dapat terjaga secara menyeluruh.
Tim PLN hadir langsung di tengah masyarakat dengan pendekatan komunikatif dan humanis. Warga diberikan pemahaman mengenai potensi bahaya kelistrikan di lingkungan rumah tangga, mulai dari penggunaan kabel tidak standar, instalasi listrik yang tidak sesuai ketentuan, hingga risiko aktivitas di sekitar jaringan listrik seperti bermain layang-layang.
Tak hanya itu, untuk memperkuat pemahaman masyarakat, petugas PLN juga menghadirkan simulasi sederhana yang menggambarkan kondisi nyata yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode ini, masyarakat tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga menyadari secara langsung dampak dari potensi bahaya tersebut.
Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang dialog interaktif antara masyarakat dan petugas PLN. Berbagai pertanyaan terkait permasalahan kelistrikan di rumah tangga dibahas secara langsung, sehingga masyarakat mendapatkan solusi yang tepat dan aplikatif.
Perwakilan PLN ULP Seberang Kota menegaskan bahwa edukasi K3 merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
“Melalui edukasi K3 ini, PLN tidak hanya hadir menjaga keandalan sistem, tetapi juga memastikan masyarakat menjadi bagian dari ekosistem keselamatan listrik. Semakin tinggi kesadaran pelanggan, maka potensi gangguan dapat ditekan dan keandalan listrik akan semakin terjaga,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung. Warga aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kondisi kelistrikan yang mereka hadapi sehari-hari.
Salah satu warga setempat, Rahmat (43), mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti sosialisasi tersebut.
“Kami jadi lebih paham mana instalasi yang aman dan mana yang berisiko. Ternyata hal kecil seperti kabel juga bisa berbahaya kalau tidak sesuai standar. Kegiatan ini sangat membantu kami,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan, PLN juga mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik diperiksa secara berkala oleh tenaga ahli serta memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile guna mendapatkan kemudahan layanan kelistrikan.
Ke depan, PLN ULP Seberang Kota akan terus mengintensifkan kegiatan edukasi serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Dengan mengedepankan keselamatan sebagai fondasi layanan, PLN menegaskan komitmennya menghadirkan listrik yang tidak hanya andal, tetapi juga aman bagi setiap pelanggan. (Rls/*)



