MERANGIN, AksesJambi.com – Pembelian 3 unit kendaraan dinas roda empat jenis Toyota Innova oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin yang menelan anggaran Rp 1,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Awal tahun 2023 menuai sorotan.
Salah satunya datang dari Ketua Forum Merangin Menggugat (FMM), Marliyos. Menurutnya, pembelian tiga unit mobil dinas (Mobnas) oleh Pemkab Merangin tersebut dianggap tidak tepat.
Pasalnya, sampai saat ini banyak kontraktor yang belum dibayarkan hak mereka, yang telah menyelesaikan pekerjaan fisik pada tahun 2022 lalu.
“Sebelumnya Bupati kan sudah menyampaikan. Bahwa Pemkab tidak akan membeli kendaraan dinas. Kenapa sekarang dibeli, cakap pagi tak sampai petang,” sebut Marliyos.
Lanjutnya, harusnya Pemkab Merangin komitmen dengan statement diawal. Bukannya, malah diingkari.
“Seharusnya Pemkab Merangin komitmen dengan statementnya, ini malah diingkari,” cetusnya.
Sementara itu, Isnedi yang merupakan mantan anggota DPRD dua periode juga buka suara. Apa yang dilakukan oleh Pemkab Merangin telah melukai hati masyarakat Merangin, disaat ekonomi yang sedang terombang ambing.
Apa lagi menurut Isnedi, hal ini dilakukan disaat masa Pemerintahan memasuki masa transisi.
“Apa yang dilakukan oleh Pemkab Merangin sudah melukai hati masyarakat. Disaat ekonomi yang sedang terombang ambing,” jelasnya.
Dia juga menambahkan, seharusnya pemerintah memprioritaskan prioritas diatas kepentingan masyarakat. Bukan kepentingan sepihak. (JON)



