Beranda Advertorial Fachrori: Tahun 2018 Ekonomi Provinsi Jambi Tumbuh 4,71 Persen

Fachrori: Tahun 2018 Ekonomi Provinsi Jambi Tumbuh 4,71 Persen

JAMBI, AksesJambi.com – Gubernur Jambi H Fachrori Umar menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jambi Tahun Anggran 2018 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Selasa (26/3/2019).

Fachrori Umar juga menyampaikan hal-hal yang terkait dengan pembiayaan penyelenggaraan pembangunan daerah Tahun 2018 berupa Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah, yang secara rinci laporan pelaksanaan anggaran tersebut akan disampaikan dalam bentuk Laporan Keuangan Daerah setelah dilakukan audit oleh BPK RI Perwakilan Jambi.

“Tahun 2018 lalu, ekonomi Provinsi Jambi tumbuh sebesar 4,71 persen. Pertumbuhan ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2017, dimana pertumbuhan hanya sebesar 4,64 persen. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 7,74 persen. Diikuti pertambangan dan penggalian sebesar 6,86 persen, serta penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 6,69 persen,” kata Fachrori Umar.

“Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun 2018 setelah perubahan adalah sejumlah Rp 4,671 triliun rupiah dengan sumber pembiayaan melalui Pendapatan Daerah sejumlah Rp 4,213 triliun rupiah dan penerimaan pembiayaan sejumlah Rp 457,071 miliar,” ujarnya.

Disebutkan, dari target pendapatan daerah, telah terealisasi sejumlah Rp 4,41 triliun atau sebesar 104,67 persen. Jumlah tersebut lebih tinggi dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 4,305 triliun rupiah atau bertambah Rp 105,34 miliar atau meningkat 2,45 persen.

“Adapun Pendapatan Daerah bersumber dari Pendapatan Asli Daerah yang pada tahun 2018 ditargetkan sejumlah Rp 1,49 triliun dan terealisasi sebesar Rp 1,654 triliun atau 111,02 persen. Jumlah ini lebih tinggi dari realisasi tahun sebelumnya sebesan Rp 74,18 miliar atau naik sebesar 4,69 persen dari tahun 2017. Dengan kontribusi terbesar terhadap pencapaian PAD masih dibutuhkan oleh pendapatan pajak daerah yang memberikan kontribusi sebesar 82,91 persen,” ujarnya.

Ditambahkan, sedangkan untuk realisasi pendapatan yang bersumber dari pajak daerah pada tahun 2018 adalah jumlah Rp 1,371 triliun dari target sebesar Rp 1,274 triliun atau sebesar 107,64 persen. Jumlah tersebut lebih tinggi dari realisasi tahun 2017 sebesar Rp 55.801 miliar atau naik sebesar 4,24 persen.

“Selanjutnya terhadap pajak penghasilan berdasarkan komponen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor sebesar 29,49 persen, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 24,24 persen, Pajak Rokok sebesar 13.86 persen dan Pajak Air Permukaan sebesar 0,1 persen. Sementara itu untuk retribusi daerah, dari target sebesar Rp 20,898 miliar hanya terealisasi sejumlah Rp 20,208 miliar atau sebesar 96,69 persen,’” terang Fachrori.

Disebutkan, kontribusi terbesar terhadap pencapaian realisasi hasil retribusi daerah bersumber dari retribusi jasa usaha sebesar 91,73 persen, retribusi jasa umum sebesar 6,15 persen, dan retribusi perizinan tertentu sebesar 2,11 persen.

Pada prioritas pembangunan kesehatan, yang merupakan prioritas pembangunan ketiga, diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta pemenuhan komitmen internasional yang dituangkan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Jambi juga terus melakukan upaya-upaya peningkatan laju pertumbuhan alamiah melalui pembinaan kampung KB, pemulihan yang luas, kawasan kumuh dan penyediaan lingkungan yang layak bagi masyarakat.

“Dalam rangka Untuk cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk Indonesia, Pemerintah Provinsi Jambi turut mendukung program tersebut dengan memfasilitasi kepesertaan jaminan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu di Provinsi Jambi sebanyak 14,45 ribu jiwa pada tahun 2018,” katanya.

Fachrori menyebutkan, jumlah kepesertaan yang difasilitasi ini meningkat dibanding tahun lalu yang baru mencapai 10,47 ribu jiwa. Melalui dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dan seluruh Pemerintah Kabupaten/ Kota maka capaian cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk di Provinsi Jambi per November 2018 telah mencapai 66,12 persen. (Syahrul)