Beranda Daerah Kulit dan Tulang Harimau Diamankan Beserta Pelaku

Kulit dan Tulang Harimau Diamankan Beserta Pelaku

MERANGIN, AksesJambi.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Merangin berhasil membekuk pelaku penjual kulit dan tulang Harimau Sumatera.

Pelaku Yar (30) dan Yan (37) warga Kecamatan Jangkat Timur, ditangkap di Simpang Siau-Jangkat, Desa Pulau Rengas Kecamatan Bangko Barat, Selasa (14/8/2018), sekitar pukul 20.00 WIB ketika hendak menjual.

Pelaku diamankan bersama barang bukti kulit Harimau betina sepanjang 1,5 M dan tulang belulang seberat 7 Kilogram.

Dari keterangan salah seorang pelaku mengaku jika kulit dan tulang Harimau itu dibeli dari warga SAD yang ada di Jangkat Timur, seharga Rp7 juta.

Usai membeli, kedua pelaku berpencar, pelaku Yan pergi ke Kabupaten Sarolangun dan pelaku Yar, tetap tinggal di Kecamatan Jangkat Timur. Sekitar pukul 09.00 WIB, Yar menghubungi Yan jika ada seorang pembeli yang akan membeli kulit dan tulang Harimau.

Setelah menghubungi Yan,Yar langsung berangkat ke Kota Bangko, tepatnya di Keluharan Dusun Bangko, sekitar pukul 17.00 WIB. Yar tiba di Kelurahan Dusun Bangko, tepatnya di perumahan Sungai Piul, disanalah Yar menyimpan kulit dan tulang Harimau.

Tak lama kemudian, Yan pun tiba dari Kabupaten Sarolangun, selanjutnya kedua pelaku berangkat menggunakan dua kendaraan bermotor menuju Desa Pulau Rengas pukul 18.30 wib. Setibanya di Desa Pulau Rengas, kedua pelaku rupanya sudah diintai aparat kepolisian dan berhasil ditangkap aparat kepolisian.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya, membenarkan, jika anggotanya mengamankan Dua pelaku penjual tulang dan kulit Harimau di Desa Pulau Rengas.

“Keduanya ditangkap hendak menjual tulang dan kulit Harimau ke pembeli. Kini kedua pelaku dan barang bukti sudah di Mapolres Merangin, untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kapolres Merangin.

Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa sebenarnya umur Harimau yang sudah dikuliti tersebut. Barang bukti kemudian diserahkan ke pihak BKSDA guna dilakukan pengecekan.

“Kita tunggu pengecekan dari BKSDA, umur berapa Harimau tersebut dan sudah berapa lama Harimau tersebut mati,” tutupnya. (Sbn)