Beranda Akses Polres Tanjab Barat Mantapkan Gerakan Cegah Karhutla

Polres Tanjab Barat Mantapkan Gerakan Cegah Karhutla

TANJABBAR, AksesJambi.com – Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menggelar rapat memantapkan gerakan bersama, serentak dan terpadu untuk pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), di gedung Aula Kantor Bupati Tanjab Barat, Rabu (31/03/2021).

Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat, Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, dan Sekda Tanjab Barat Agus Sanusi. Selain itu juga hadir Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta suluruh kepala desa dan lurah di Tanjab Barat.

Dalam pemaparannya Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, menyampaikan gerakan bersama, serentak, dan terpadu ini bertujuan untuk mencegah terjadinya Karhutla di wilayah wilayah yang rawan Karhutla.

“Kita sudah diskusikan ini bersama pak bupati, dan kegiatan ini sangat positif untuk mencegah Karhutla,” terangnya.

Lebih lanjut Guntur mengatakan karhutla terjadi akibat ulah manusia yang ingin memakai jalan instan untuk menumbuhkan subur tanaman mereka.

“Lahan gambut di Tanjab Barat cukup luas, maka dari itu kita perlu bergotong royong untuk meminimalisir terjadinya karhutla di Tanjab Barat, dengan cara-cara tertentu,” katanya

Guntur juga mengajak komitmen seluruh kepala desa dan lurah untuk mencegah terjadinya Karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung barat.

“Mari bersama-sama kita bergotong royong dalam mencegah karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung barat yang kita cintai ini,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat dalam sambutanya mengatakan, gerakan bersama solusi permanen cegah Karhutla ini harus dimulai dari perubahan mindset agar tidak membakar lahan.

“Tantangan kita kedepan ada di desa, kita harus komunikasikan pihak perusahaan dan desa, dan nanti lakukan MoU terkait pupuk kompos untuk mencegah karhutla,” ujarnya.

Anwar Sadat juga mengajak kepada seluruh kepala desa agar menjaga desanya supaya tidak terjadi Karhutla, dengan cara bersosialisasi ke masyarakat.

“Terus bersosialisasi, Insya Allah mereka tergugah hatinya untuk tidak membakar hutan dan lahan,” tandasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi