Beranda Akses Dinilai Tak Objektif, Hasil Tes KPID Jambi Digugat dan Minta Dibatalkan

Dinilai Tak Objektif, Hasil Tes KPID Jambi Digugat dan Minta Dibatalkan

JAMBI, AksesNews – Para calon Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jambi yang dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) oleh komisi I DPRD Provinsi Jambi, diminta untuk dibatalkan.

Hal itu disampaikan dalam surat pernyataan peserta tes KPID yang dikirimkan kepada Gubernur Jambi, tembusan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi, Ombudsman Jambi, dan Pers.

Peserta yang menyatakan tersebut, menilai bahwa hasil fit and propert test oleh Komisi I tak berjalan profesional dan objektif. Mereka merasa sangat dirugikan atas penilaian itu, yang menurutnya tak dilakukan secara jujur dan adil.

Dan lucunya lagi, ada anggota Komisi yang tak hadir. Akan tetapi bisa memberikan penilaian terhadap peserta tes. Selain itu, Komisi I yang melakukan fit and propert test diduga telah melakukan kolusi dan nepotisme.

Di antara yang diluluskan adalah adik kandung Kemas Al-Farabi yaitu Kemas Alfajri. Padahal, saat mengikuti tes metode CAT (Computer Assisted Test) dan Psikotes, Kemas Alfajri berada di nomor terakhir.

Beberapa peserta seleksi yang meminta agar kelulusan tersebut dibatalkan adalah, Arif Usman, Syayidunnas, Vovi Kurnia Susanti, Suherman, Untung Wijaya, Muhammad Abdi. Hingga berita ini ditayangkan,Ketua maupun anggota Komisi I belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut.

Tak Ada Keterwakilan Perempuan, Seleksi KPID Jambi Dinilai Janggal?

Selain itu, mereka juga menggugat terhadap hasil fit and propert test KPID oleh Komisi I, telah disampaikan kepada Ombudsman Jambi. Peserta KPID yang merasa dirugikan berharap, pihak Ombudsman menindaklanjuti gugatan tersebut.

“Ya, kalau sudah disampaikan ke Ombudsman pasti akan ditindaklanjuti. Setidaknya, kami akan menjawab secara administrasi surat gugatan tersebut,” Kata Ketua Ombudsman Jambi, Ahmad Jafar, Rabu (30/12/2020).

Menurutnya, jika pimpinan Dewan tidak menindaklanjuti gugatan teman-teman peserta KPID. Maka pihaknya akan langsung turun tangan.

“Kita lihat dulu, kan masih ranah pimpinan dewan. Kalau pimpinan dewan tidak menindaklanjutinya. Ya, kami akan turun,” tegasnya.

Untuk diketahui, hasil fit and propert test calon KPID telah dipublikasikan melalui media massa. Namun, website resmi DPRD Jambi belum mengumumkan hasil resminya, malah yang diumumkan di web resmi DPRD hasil pemberitaan media massa.

Surat gugatan secara resmi telah disampaikan kepada Gubernur Jambi dan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi. Sampai saat ini, belum ada tanggapan dari pimpinan dewan. (Rls/*)

DRadio 104,3 FM Jambi