Beranda Akses 3 Anak di Kota Jambi Meninggal Dunia akibat Gagal Ginjal Akut

3 Anak di Kota Jambi Meninggal Dunia akibat Gagal Ginjal Akut

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana. Foto: Ist
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana. Foto: Ist

KOTAJAMBI, AksesNews – Kasus gagal ginjal akut progresif mengakibatkan 3 orang anak di Kota Jambi, meninggal dunia, sesuai dengan data yang dirilis Kementerian Kesehatan RI. 2 di antara mereka berusia sekitar 8 tahun.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah menyebarkan surat edaran, dan mengadakan rapat bersama untuk mencegah peningkatan kasus ini, Rabu (26/10/2022) kemarin. Obat yang dilarang oleh Kementerian Kesehatan baru-baru ini, dipastikan berhenti beredar di Kota Jambi.

Selama seminggu ini, Pemkot Jambi pun melakukan sosialisasi untuk mewujudkan tindakan pencegahan tersebut.

Wakil Wali Kota Jambi, dr. Maulana mengatakan jangan sampai apotek di Kota Jambi menjual obat yang memicu gagal ginjal akut tersebut. Apabila nekat melakukannya, perizinannya terancam dicabut.

“Bila satu minggu ini sudah sosialisasi tetapi tetap membandel, akan ditinjau perizinannya. Kewenangan izinnya ada di dinas kesehatan. Kita ingin melindungi masyarakat kita. Jadi, kami mohon pihak apotek mendukung,” ujarnya, Kamis (27/10/2022) kemarin.

Tak hanya itu, kata Maulana, ada sanksi pidana untuk pihak yang menyalahgunakan obat. “Bila ini diketahui ini berbahaya tetapi dijual, ada sanksi pidananya. Karena itu kita lakukan pembinaan selama seminggu,” ujarnya.

Ia mengimbau pada masyarakat agar tidak membeli sembarang obat untuk anaknya. Pembelian obat, ujar Maulana, harus sesuai dengan resep dokter.

“Dokter meresepkan atau apoteker yang memberikan obat. Ratusan obat yang dilarang itu belum dipahami juga bagi masyarakat awam. Lebih baik kita hati-hati. Sekarang Balai POM dan Kemenkes sudah merilis itu,” tuturnya.

Beberapa hari yang lalu, Pemkot Jambi menyebarkan Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor HKM.05/4211/Dinkes 2022 tentang Pembatasan Penggunaan Obat Situp Untuk Anak Mencegah Meningkatnya Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal di Kota Jambi. Surat ini ditandatangi Wali Kota Jambi pada tanggal 21 Oktober tahun 2022. (Msa)