Beranda Akses Dikira Polisi, Seorang Warga Ditembak DPO Kasus Narkotika di Jambi

Dikira Polisi, Seorang Warga Ditembak DPO Kasus Narkotika di Jambi

JAMBI, AksesNews – Seorang warga Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel), berinisial CW (48 tahun) tertembak akibat dikira polisi yang sedang melakukan pengejaran.

Kejadian itu berlangsung pada tanggal 2 Juni tahun 2021, ketika korban menempuh perjalanan bersama tiga orang rekannya. Mereka menggunakan kendaraan mobil dari Jambi menuju Sumatera Selatan.

Di tengah perjalanan, mereka berhenti di warung sekitar Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Namun, ternyata ada tiga orang yang sedang menunggu di warung tersebut. Saat korban turun dari mobil bersama rekannya, tiga orang itu mengeluarkan beberapa kali tembakan. CW akhirnya tertembak di bagian bahu.

“Jadi, pelaku ini sudah menunggu korban di dalam rumah makan. Saat melihat kedatangan korban pelaku langsung keluar, dan melepaskan tujuh tembakan,” kata Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, Selasa (29/06/2021).

Rachmad pun mengatakan penembakan itu terjadi, karena para pelaku mengira para korban adalah polisi yang sedang mengejarnya.

“Tersangka menduga korban dan kawan-kawan adalah anggota yang akan melakukan penangkapan. Jadi ini adalah perlawanan,” tuturnya.

Pelaku yang berinisial AS (28 tahun), kata Rachmad, pernah terlibat kasus narkotika. AS masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Polres Tebo sejak tahun 2020, akibat kasus itu.

Penangkapan AS berlangsung pada tanggal 29 Juni tahun 2021. Saat itu, para polisi berhasil mengamankan satu pucuk senpi G2 pindad, 8 butir peluru, serta 2 butir selonsong yang telah ditembakkan ke petugas.

AS tidak menyerahkan diri saat itu. Tetapi melakukan perlawanan, sehingga dirinya tewas tertembak oleh petugas.

Sedangkan dua pelaku lainnya, berhasil melarikan diri, sehingga identitas mereka masih dicari.

Setelah penggeledahan di rumah tersangka, sekitar Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi, polisi menemukan sejumlah senjata yang lain, yakni satu pucuk senapan angin (PCP) Merk Predator, lima pucuk senpi rakitan, satu amunisi hampa SS1 V1, 100 butir amunisi tajam SS1 V2, 5 butir amunisi Pistol Kalau 7.65 mm, dua butir amunisi kaliber 9 mm, 6 butir amunisi kaliber 380 auto.

Tak hanya senjata, polisi juga berhasil mengamankan bukti keterlibatan kasus narkotika, yakni dua plastik diduga bekas narkotika jenis sabu, serta satu alat hisap jenis bong. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi