Beranda Akses Tanggulangin Sampah Plastik, Leistari dan Greeneration Gelar Workshop Ecobrick

Tanggulangin Sampah Plastik, Leistari dan Greeneration Gelar Workshop Ecobrick

KOTAJAMBI, AksesNews – Laksanakan Workshop Ecobrick kepada Siswa, organisasi Mahasiswa dan komunitas lingkungan sekota Jambi, Komunitas Lentera Hijau Siginjai Lestari (Leistari) bersama Greeneration serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi beri pemahaman dan tata cara pengolahan sampah plastik dengan metode Ecobrick.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Kepala DLH Kota Jambi, Ardi. Usai pembukaan, langsung di laksanakan pemberian materi kepada peserta serta di lanjutkan praktek pembuatan ecobrick. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula DLH Kota Jambi, Sabtu (29/06/2019).

Direktur Leistari, Febri Revalino Sitorus mengatakan Ecobrick ini salah satu upaya dalam pengurangan volume sampah di Jambi, khususnya Kota Jambi.

“Jadi ecobrick ini sedang kita masifkan dalam rangka pengurangan sampah plastik khususnya di kota Jambi,” sebut Febri.

Menurut Febri. ecobrick merupakan bahan pengganti batu bata yang buat dari botol plastik. botol plastik tersebut kemudian di masukan sampah plastik dan di lakukan pemadatan.

Walaupun tergolong komunitas baru yang berdiri 22 April 2019 lalu, Leistari sudah berbadan hukum. Selaku Direktur Leistari, Febri mengajak seluruh lapisan masyarakat kota Jambi ikut serata dalam pengurangan sampah terutama sampah plastik.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam proses pengurangan sampah khususnya di kota Jambi,” kata Febri.

Selanjutnya, Febri juga berharap kegiatan seperti ini bisa tersebar di seluruh provinsi Jambi. “Jadi kita tidak menutup kemungkinan, kabupaten-kabupaten untuk mengundang kita untuk mengadakan workshop ini,” ujarnya.

Greeneration merupakan komunitas yang bergerak di penelitian, sedangkan Leistari bergerak di Kampanye Lingkungan. Leistari memiliki target untuk mengurangi jumlah timbunan sampah plastik yang sampai ke Tempag Pembuangan Akhir (TPA).

“Kita mencegah sampah yang kita hasilkan sampai ke TPA. Jadi kita kurangi dari sumbernya,” pungkasnya.

Diketahui, Ecobrick afalah botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-biological untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Ecobrick merupakan cara lain untuk utilisasi sampah-sampah tersebut selain mengirimnya ke landfill (pembuangan akhir, red). (Alpin)

DRadio 104,3 FM Jambi