Beranda Akses Kontes Menggambar Poster Spiderman, Ilustrator Asal Indonesia Jadi Salah Satu Pemenangnya

Kontes Menggambar Poster Spiderman, Ilustrator Asal Indonesia Jadi Salah Satu Pemenangnya

FILM, AksesNews – Seorang ilustrator kelahiran Malang berhasil menoreh prestasi di dunia internasional dengan menjadi satu diantara tiga seniman yang terpilih menang dalam kontes menggambar poster ‘fan art,’ untuk promosi dalam rangka menyambut tayangnya film produksi Marvel, “Spiderman: Far From Home” yang telah dinanti oleh para fans di seluruh dunia.

Ilistrator tersebut adalah Adhitya Zulkarnaen yang dengan bekal kecintaannya terhadap dunia seni, komik, dan superhero lalu mengikuti kompetisi internasional bergengsi yang diadakan oleh Talenthouse.

Talenthouse adalah sebuah beranda yang menghubungkan antara para seniman dengan berbagai perusahaan di seluruh dunia, yang bekerjasama dengan Marvel dan SONY Pictures.

“Waktu itu, awal saya tahu berita tentang kompetisi ini dari channel media-nya SONY sih. SONY sama official page-nya Spider-Man, dari situ saya tertarik gitu untuk ikutan,” kata Adhitya Zulkarnaen, di lansir dari media Voa Indonesia.

Dalam posternya, Adhit begitu ia biasa disapa, menggambar karakter Spider-Man yang berpose di depan karakter antagonis Mysterio, dengan latar belakang gedung-gedung ikonik di Eropa, mengingat film Spider-Man kali ini akan menceritakan petualangan Peter Parker yang tengah mengikuti kunjungan ke Eropa bersama sekolahnya. Ada sedikit cerita yang melatar-belakangi ilutrasi Adhit di poster ini.

“Disitu kan ada Mysterio sama Spider-Man. Dan di film kan Mysterio team-up gitu di trailer-nya. Jadi mereka kayak bekerjasama. Sedangkan di komik sendiri kan Mysterio adalah musuh dari Spider-Man. Saya kayaknya berpikir kalau di trailer film ini, sepertinya Mysterio mengilusikan sama kita semua, kalau dia sebenarnya bekerjasama, sama Spider-Man, padahal sebenarnya dia musuh, pikiran saya seperti itu,” cerita seniman kelahiran 1987 ini.

Untuk menambah keunikan, tidak lupa Adhit memasukkan unsur Indonesia berupa ukiran-ukiran tradisional ke dalam poster hasil karyanya ini.

“Sebenarnya sih kalau ukiran-ukiran itu kan awalnya saya cuman (ingin memasukkan) unsur-unsur Eropa saja dari ukuran-ukiran art deco gitu. Cuman, ketika itu saya mikirnya kenapa nggak (memasukkan unsur) Indonesia juga. Kebetulan saya ada beberapa referensi ukiran-ukiran dari Bali, dari jawa gitu,” jelas Adhit yang kini berdomisili di Gresik.

Hasil karyanya ini dikerjakan selama lima hari, dimulai dari sketsa awal yang ia gambar di kertas, lalu selebihnya ia kerjakan di komputer. Kemenangannya ini telah membuahkan hadiah uang tunai sebesar 2.000 USD atau sekitar 28.3 juta rupiah.

Tidak hanya itu, hasil karyanya ini juga akan dipromosikan di berbagai media yang berhubungan dengan pihal SONY dan Marvel, berikut promosi di media sosial.

Walaupun poster ini tidak akan dijadikan poster resmi film Spider-Man: Far From Home, kemungkinan hasil karya Adhit ini akan dipamerkan di acara karpet merah, saat pemutaran perdana filmnya, juga akan dijadikan barang promosi, salah satunya ketika DVD blu-ray filmnya dirilis.

“Otomatis kalau misalnya jadi pemenang dalam kontes itu, kita dapat lisensinya Marvel, jadi otomatis udah di bawah lisensinya marvel kalau udah jadi pasti terpilih. Jadi salah satu hadiahnya juga sih dari mereka,” ujar lulusan S1 jurusan desain grafis dari Universitas Negeri Malang di Malang, Jawa Timur ini.

Adhit sendiri mengetahui bahwa dirinya menjadi salah satu yang terpilih menang langsung dari akun resmi film Spider-Man: Far From Home di Instagram dan juga akun resmi SONY Pictures Indonesia di Twitter.

“Senang karena sebenarnya saya nggak kepikiran bakal menang, karena kan seluruh dunia gitu kan, dan yang ikut ribuan, banyak banget. Dan saya nggak ada kepikiran buat menang dan ternyata saya kepilih,” tambah ilustrator yang dulu pernah berprofesi sebagai seorang Web Designer.

Yang membuatnya bertambah senang adalah ketika mengetahui hasil karyanya ini diunggah kembali oleh aktor pemeran karakter Mysterio, Jake Gylenhaal, ke Instagram Story-nya.

“Senang banget!” ujarnya.

Ini bukan pertama kalinya Adhit berhasil memenangkan kontes menggambar poster film. Tahun 2018, Adhit juga mengikuti kontes yang diadakan oleh Talenthouse untuk membuat poster yang terinspirasi oleh film “Venom,” karakter penjahat keluaran Marvel favoritnya.

Dari sekitar 3.600 karya yang berkompetisi, karya Adhit menjadi satu diantara 24 yang menang, setelah dipilih langsung oleh tim khusus, termasuk aktor Tom Hardy yang memerankan karakter Venom. Dilansir dari situs Talenthouse, pada waktu itu ada dua seniman asal Indonesia lainnya yang juga berhasil terpilih, Sony Wicaksana dari Surakarta dan Dyana Wang dari Jakarta.

“Alhamdulillah menang,” ujarnya sambil mengucap syukur.

Hasil karya Adhit untuk film “Venom” ini pun kemudian menjadi salah satu barang promosi saat DVD Blu-ray-nya dirilis.

Sebagai seorang seniman, Adhit merasa industri kreatif di Indonesia masih kurang dukungan dari masyarakatnya. Inilah yang menyebabkan teman-temannya yang sesama seniman lalu lebih banyak mencari klien di luar negeri.

“Sekarang kita lagi (ingin) menggairahkan industri kreatifnya ini di Indonesia untuk sekarang-sekarang ini. Kalau (ingin) terjun di dunia kreatif ini sih harus fokus dulu. Kalau lokal, Indonesia sendiri masih kurang begitu tinggi (dukungannya) untuk industri kreatif,” jelasnya.

Harapan Adhit adalah agar masyarakat Indonesia lebih menghargai lagi para senimannya, sehingga industri kreatifnya bisa hidup. Bagi yang tertarik untuk terjun ke dunia kreatif, khususnya sebagai ilustrator seperti dirinya, Adhit menganjurkan untuk lebih sering membagi dan mengunggah hasil karya di Internet.

“Semakin sering produktif kita share Porto folio kita, entah itu di social media atau di situs Porto folio di Internet, itu akan menjaring banyak audience. Akan banyak banget audience dari luar yang (melihat) karya kita dan pasti ada beberapa yang bakalan tertarik,” katanya.

Menurut Adhit, biasanya perusahaan-perusahaan besar sering menjelajah di Internet untuk mencari seniman yang bisa diajak bekerjasama. Adhit menambahkan dari situlah pekerjaan akan berdatangan. Kuncinya menurut Adhit harus fokus, konsisten dan tidak gampang menyerah.

“Ketika passion kita udah ada di sini, jangan setengah-setengah gitu. Jadi harus fokus. Hasilnya nantinya akan kelihatan kok, kalo misalnya kita bisa bersabar dan fokus menjalaninya. Yang penting jangan menyerah,” pungkasnya.

SUMBER: Voa Indonesia

DRadio 104,3 FM Jambi