Beranda Akses Puluhan Wartawan di Tanjabbar Ikuti Penyuluhan Bahasa

Puluhan Wartawan di Tanjabbar Ikuti Penyuluhan Bahasa

TANJABBAR, AksesJambi.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kantor Bahasa Jambi, menggelar kegiatan penyuluhan Bahasa Indonesia, selama dua hari dari tanggal 26-27 September 2019 di Hotel Arriyadh Kuala Tungkal.

Puluhan wartawan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dan perwakilan beberapa sekolah menjadi peserta kegiatan penyuluhan yang mengusung tema menarik, “Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Pelaku Media Massa”.

Peserta penyuluhan terlihat aktif dan antusias mengikuti sesi-persesinya dari materi penyuluhan yang disampaikan para narasumber.

Sebagai Narasumber Afriyendy Gusti, S.S., M.Hum, secara terperinci menyampaikan dengan lugas materi tentang standar baku dan beberapa kaidah berbahasa dan menulis yang baik dan benar.

“Revisi selalu kita lakukan dan untuk saat ini sudah ada KBBI Edisi V, disitu dimuat beberapa pembaharuan yang baik dijadikan acuan,” kata Afriyendy Gusti.

Begitu juga Narasumber lainnya, Sarwono S.Pd, menyampaikan secara runut ketepatan beberapa pilihan kata, beserta pemaknaannya yang benar sesuai buku dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Diselilingi diskusi ringan antara pemateri dan peserta, kegiatan yang digelar oleh Kantor Bahasa Jambi itu berjalan lancar.

Mardan Hasibuan wartawan dari media online, sebagai peserta ia mengatakan memberi apresiasi kegiatan penyuluhan bahasa ini. Menurut Mardan, selama ini ada beberapa hal dalam penulisan maupun kosa-kata yang dianggap benar ternyata keliru.

“Ternyata selama ini banyak yang kita tidak sadari keliru meskipun, sudah umum sifatnya. Baik itu dalam penyebutan maupun penulisan,” kata Mardan.

Senada, Rita wartawan media cetak yang juga ikut menjadi peserta penyuluhan, mengatakan media massa sebagai corong pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi harus ikut sekaligus mendidik masyarakat juga melalui media massa.

“Mari melalui media masaa baik itu cetak maupun media online, kita sampaikan hal yang betul sifatnya, tidak ngawur,” kata jurnalis perempuan itu menambahkan. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi