Beranda Akses VIDEO: Oknum Polisi Berseragam Lengkap Diduga Nyabu Viral di Medsos

VIDEO: Oknum Polisi Berseragam Lengkap Diduga Nyabu Viral di Medsos

MEDAN, AksesNews – Media Sosial (Medsos) kembali digegerkan oleh video viral seorang oknum polisi yang diduga sedang mengisap narkoba. Usut punya usut ternyata Oknum polisi tersebut dari Satuan Provos, yang bertugas di Polsek Helvetia jajaran Polrestabes Medan.

Video oknum polisi yang masih mengenakan pakaian dinas tengah asyik menyedot sabu-sabu dalam botol minum air mineral dan dua pipet warna putih, viral di media sosial, sejak 21 Agustus 2018 kemarin.

Video yang berdurasi 1.09 detik itu sempat mendapatkan cemoohan dari sejumlah Warganet. Sampai saat ini, video ini pun ramai dibagikan Warganet. Belum diketahui kapan Oknum Polisi tersebut melakukan perbuatannya.

Berikut Videonya:

Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto melalui Koordinator Sekretaris Pribadi Pimpinan Polri Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Jumat (24/08/2018) sore mengatakan yang bersangkutan, sudah diamankan.

“Sudah diamankan tadi malam. Tapi kan masih diperiksa karena video viralnya itu kan belum bisa jadi bukti bahwa itu sabu apa enggak. Perlu ada tes urine dan lain-lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto mengaku sudah berkordinasi dengan Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto terkait adanya oknum anggota yang mengisap narkotika jenis sabu-sabu.

“Saya sudah suruh Pak Kapolrestabes Medan untuk menindak oknum anggota tersebut,” kata Brigjen Pol Agus Andrianto, Sabtu (25/08/2018) kemarin.

Selain itu, pihalnya juga saat ini sedang menyelidiki informasi apakah yang bersangkutan sebagai pemakai atau turut serta dalam jaringan narkotika.

“Seharusnya oknum polisi tersebut harus berfikir, apakah dia melakukan perbuatan menyimpang atau apakah itu dia membuat berita hoax,” tegasnya.

Kalau oknum tersebut hanya menjadi pecandu dan penyalahguna, dikatakan Agus, maka oknum polisi itu akan dikirim ke rehabilitasi. “Tapi, kalau memang ternyata dia masuk dalam jaringan peredaran narkotika, akan kita tindak,” pungkasnya.

SUMBER: akses.co

DRadio 104,3 FM Jambi