Beranda Akses Korban PHK & Usaha Bangkrut, 4 Warga Jambi Beralih Jadi Pembuat Peti...

Korban PHK & Usaha Bangkrut, 4 Warga Jambi Beralih Jadi Pembuat Peti Jenazah

JAMBI, AksesNews – Sebanyak 4 korban pemberhentian hari kerja (PHK) dan usaha bangkrut di Kota Jambi beralih ke pembuatan peti jenazah.

Wendi, selaku pemilik usaha produksi peti tersebut, sebelumnya memiliki usaha pangkas rambut, dan menerima pesanan membuat kandang hewan.

Namun, sejak pandemi Covid-19 berlangsung, dirinya sedikit sekali menerima pesanan pangkas rambut, karena anak sekolah tidak terlalu membutuhkan jasanya selama pembelajaran secara daring.

Di tengah keterpurukan ekonomi, beruntungnya Wendi mendapatkan tawaran membuat 100 peti jenazah Covid-19. Pesanan ini berasal dari pengusaha sekaligus youtuber terkenal di Jambi.

Lantaran pesanan besar itu, Wendi mulai membuat peti jenazah di rumahnya sendiri, terletak di Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.

“Mulai bulan ini saya membuat peti jenazah. Lantaran banyak yang nganggur juga,” katanya, Selasa (27/07/2021).

Dalam proses produksi, Wendi melibatkan tiga orang kenalannya sebagai pekerja. Di antaranya ada korban usaha bangkrut. Ada pula korban PHK di salah satu minimarket.

Aryo Harimurti, pekerja dalam tempat produksi peti itu mengatakan pada tahun 2020 dirinya berjualan bakso bakar mengikuti orang tuanya. Namun, memasuki tahun 2021 penjualannya mulai sepi.

“Kemarin sempat berjualan lagi, tapi omsetnya menurun, jadi berhenti,” katanya.

Dibandingkan hasil penjualan bakso yang sepi sejak pandemi Covid-19, kata Aryo, bekerja sebagai pembuat peti jenazah cukup membantu perekonomiannya.

“Semoga bisa menghasilkan yang lebih. Dibandingkan jualan bakso kemarin lumayanlah. Soalnya sejak pandemi Covid-19 sepi,” ujarnya.

Tyo juga merasakan hal yang sama. Sebagai korban PHK di supermarket, dirinya terbantu kerena menjadi pembuat peti jenazah.

“Dengan adanya ini, saya punya pekerjaan. Kalau bekerja di supermarket itu baru 3 bulan, lalu ada pengurangan pegawai,” katanya.

Perlu diketahui, peti jenazah yang dibuat Wendi bersama pekerjanya memiliki 2 tipe. Tipe pertama memilik panjang 2 meter dengan lebar 40 centimeter. Sedangkan tipe kedua memiliki panjang 2 meter dan lebar 60 centimeter.

Kedua tipe peti jenazah tersebut dibuat dengan triplek tebal yang dilapisi aluminium coil. Seratus peti yang dibuat bakal dicat dengan warna cokelat.

Dalam satu minggu Wendi bersama pekerjanya sanggup menyelesaikan 10 peti. Namun, mengenai harga dan modal satu peti jenazah, Wendi masin enggan memberitahukannya. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi