Beranda News Infrastruktur Pengerjaan Rehab Rumah Dinas Walikota Jambi Diduga Proyek Siluman

Pengerjaan Rehab Rumah Dinas Walikota Jambi Diduga Proyek Siluman

KOTAJAMBI, AksesJambi.com – Rumah Dinas (Rumdis) Walikota Jambi saat ini sedang dalam proses rehab, terlihat dari banyaknya material bangunan dan puluhan pekerja sedang sibuk mengerjakan Proyek yang diduga menggunakan APBD Kota Jambi 2018.

Masih ingat dengan kejadian tanah longsor di Rumah Dinas Walikota Jambi yang terjadi 20 November 2017 lalu, diduga kegiatan itu merupakan proyek pembangunan Turap dan Rekonstruksi Drainase yang dilaksanakan Dinas PUPR Kota Jambi dengan menggunakan APBD 2018 senilai Rp 4,2 Milyar.

Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi yang berjaga di Rumdis Walikota Jambi, mengaku tidak tahu soal proyek tersebut, meski lokasi itu saat ini tengah dipenuhi material bangunan serta pekerja proyek yang sedang bekerja.

Sejumlah Petugas jaga Pol PP Rumdis, mengatakan bahwa pekerjaan proyek sudah mulai berjalan sebelum memasuki Bulan Puasa, namun Mereka tidak tahu apapun terkait kegiatan Proyek itu. Tak adanya papan informasi yang dipasang oleh Pelaksana Proyek diduga sengaja dilakukan atau Proyek “Siluman” sedang dikerjakan di Lokasi tersebut.

“Seinget saya kegiatan sudah jalan sekitar 2 Minggu, tapi untuk lebih jelas ke Pos sana aja, karena disana ada agenda buku tamu. Disitu bisa diketahui siapa saja yang datang dan keperluannya,” kata Petugas Jaga, Pos Depan Aula Griya Mayang sambil menunjuk Pos penjagaan lain.

Sementara Petugas jaga Pos lain terkesan enggan terbuka soal buku tamu untuk mengetahui informasi lebih jauh terkait proyek itu.” Proyek ini sudah sekitar 2 Mingguan, saya tidak tahu karena saat mereka masuk saya sedang Off. Mungkin petugas jaga lain tahu,” elak sejumlah Petugas yang berjaga di Areal lainnya.

BACA JUGA: Soal Proyek ‘Siluman’, Pjs Walikota: Emang Benar Itu, Tidak Pernah Lapor

Dari pantauan diseluruh Lokasi Proyek tidak ditemukan papan informasi yang biasanya berisi sumber anggaran, waktu pelaksanaan serta pihak ketiga pelaksana kegiatan. Tidak juga ditemukan Kontraktor Pelaksana dan Konsultan Pengawas kegiatan pada Minggu (27/05/2018).

Dilokasi hanya ditemukan puluhan pekerja yang didatangkan dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Saat ini mereka tengah melakukan pemasangan Paku Bumi untuk untuk beberapa titik. “Kami tidak tahu siapa kontraktornya, kami disini hanya disuruh kerja. Langsung ke Pol PP yang jaga aja Mas,” kata Pekerja.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi Farti Suandri yang dikonfirmasi terkait hal tersebut belum menanggapi, dikonfirmasi via pesan WA belum dijawab. Sedangkan Kabid SDA PUPR Kota Jambi Junius, meski membaca konfirmasi via pesan WA, namun tak menjawab. Ia langsung memblokir komunikasi via WhatsApp.

Untuk diketahui, Proyek rehab pembangunan Rumah Dinas Walikota tersebut merupakan respon cepat atas musibah longsor akibat cuaca ekstrem, hujan yang disertai angin kencang tahun 2017 lalu. Selain itu juga, karena besarnya alokasi anggaran yang ada di Dinas PUPR Kota Jambi.

BACA JUGA: Mencemaskan! Sudah Belasan Tahun, Tanah Longsor Ancam Keselamatan Warga Buluran Kenali

Namun, dengan anggaran yang demikian besar juga mendapat sorotan dan kritikan masyarakat terkait proyek tersebut, Dinas PUPR Kota Jambi diduga dalam bekerja lebih mengutamakan kepentingan “Penguasa” ketimbang yang menyentuh langsung ke masyarakat.

(Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi