Beranda Akses Di Tungkal Ilir, Masih Ada Rumah Warga yang Belum Dapat Aliran Listrik

Di Tungkal Ilir, Masih Ada Rumah Warga yang Belum Dapat Aliran Listrik

TANJABBAR, AksesJambi.com – PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, disuplay beberapa titik dari PT. Lontar, Purwodadi, Tanjung Jabung Power (TJP) dan Sabak dengan daya tampung sekitar 23 mega volt (MV).

Sejauh ini, Rayon Kuala Tungkal, Tanjab Barat mempunyai pelanggan listrik 86.000. Untuk Tungkal Ilir disuplay dari Tanjung Jabung Power dan dibantu sebagian dari Sabak. Kalau bagian Tungkal Ulu disuplay oleh PT. Lontar dan Purwodadi.

Manager PLN Rayon Kuala Tungkal, Asyauqiizzati Putra menjelaskan, dengan daya tampung sekarang untuk memenuhi pelanggan listrik yang ia rasa cukup. Setidaknya, tidak ada kendala yang terjadi di lapangan.

Karena yang menjadi kendala itu, perubahan cuaca dengan petir yang di luar kontrol. Namun, kalau terjadi bencana alam PLN Kuala Tungkal lakukan dengan upaya cepat dalam perbaikan sebaik mungkin.

“InsyaAllah, daya tampung 23 mega dengan pelanggan listrik di Tanjab Barat cukup untuk kebutuhan listrik jelang lebaran,” kata Manager PLN Rayon Kuala Tungkal, Asyauqiizzati Putra saat ditemui Jambikita.id, di ruang kerjanya, Rabu (27/04/2022).

Sementara, bagi masyarakat atau pemukiman yang belum teralirkan listrik bisa datang ke kantor untuk diproses dalam hal pengajuan.

“Kita akan melakukan survey untuk mengecek lokasi yang akan mau dipasang tiang listriknya,” sebutnya.

Untuk pemasangan tiang listrik baru, itu akan dicek dari hasil survey di lapangan. Kalau memang perlu diperluaskan, maka dibutuhkan permohonan untuk perluasan pemasang tiang listrik.

Sedangkan untuk pengajuan tiang listriknya, ketika itu memang layak akan dipasang. Tapi, kalau tidak layak tidak perlu. Itu semua tergantung sama yang survey di lapangan.

“Kalau untuk pemasakan tiang listrik nanti kita langsung berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Jambi terkait hal itu,” katanya.

Menurutnya, masih ada beberapa titik pemukiman rumah masyarakat yang belum teraliri listrik di Kecamatan Tungkal Ilir. Padahal, daerah tersebut dekat dengan kawasan pusat pemerintahan.

“Bagi masyarakat atau pemukiman yang belum teralirkan listrik, bisa langsung datang ke kantor untuk diproses dalam hal pengajuan. Kita akan melakukan survey untuk mengecek lokasi yang akan mau dipasang tiang listriknya,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Pangkal Babu, M. Hatta menyampaikan, bahwa masih ada masyarakat sampai saat ini belum teraliri listrik yakni di Desa Tungkal I, tepatnya di Pangkal Babu, ini menjadi bentuk prihatin bagi warga setempat.

“Masih adanya pemukiman masyarakat di Pangkal Babu belum teraliri listrik hingga sekarang. Padahal, di Pangkal Babu ada wisata mangrove, tapi kondisi akses dari infrastruktur dan listrik sangat memprihatinkan,” pungkasnya. (Wjs)