Beranda News Pj Gubernur Jambi ke Bupati Merangin: Optimalkan APBD

Pj Gubernur Jambi ke Bupati Merangin: Optimalkan APBD

JAMBI, AksesNews – Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, Hari Nur Cahya Murni mengaku terhormat atas sambutan Bupati Merangin dan jajarannya. Dimana Kabupaten Merangin masih memegang teguh Sloko Adat pada acara penyambutan tamu. Hal itu diakui Hari Nur Cahaya Murni pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Merangin, Sabtu (27/02/2021).

Dalam kesempatan itu Pj Gubernur Jambi juga menyampaikan kepada Bupati Merangin dan jajarannya bagaimana mengoptimalkan penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

‘’Penggunaan APBD lebih diprioritaskan untuk tiga hal yakni penanganan kesehatan khususnya covid, penanganan dampak ekonomi, penyediaan jaring pengawas bantuan sosial untuk masyarakat,” ujarnya di Auditorium Rumah Dinas Bupati Merangin.

Dalam lawatan perdana ke Bumi Tali Undang Tambang Teliti, Pj Gubernur Jambi dan rombongan disambut secara adat oleh Bupati Merangin Al Haris, Wakil Bupati Merangin Mashuri, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Hesti Haris, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Merangin, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Merangin.

Dalam kunjungannya, Pj Gubernur menyampaikan banyak arahan terkait penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, vaksinasi, stunting, tindak lanjut Rakotekrenbang, optimalisasi dan atau percepatan penyerapan APBD, juga sosialisasi serta edukasi masalah regulasi rencana Pembangunan Daerah, di Rumah Dinas Bupati Merangin.

“Dengan keterbatasan kapasitas fiskal yang ada, Kabupaten Merangin harus dapat mengoptimalkan APBD, tentu kita masih berkonsentrasi dengan penanganan Covid, pemulihan ekonomi dan jaring pengaman social. Selanjutnya juga perlu diperhatikan pertama untuk belanja pendidikan yang diamanahkan UU 1945, UU Sisdiknas, PP 48/2008, Putusan MK dan juga Permendagri yang mengatur RKPD dan APBD, yang mengamanatkan 20 persen minimal dari total belanja untuk fungsi pendidikan. Kedua adalah kesehatan 10 persen dari total belanja di luar belanja pegawai. Kemudian, di dalam RKP, ketika Pemda ingin membangun infrastruktur, maka Perpres tentang RKP mengamanahkan 25 persen dari total belanja,” papar Pj Gubernur Jambi.

“Ditengah pandemi covid-19, Kabupaten Merangin pertumbuhan ekonominya masih positif, dalam hal nanti sudah pulih benar, barangkali ketika Kabupaten Merangin akan membangun infrastruktur, salah satu regulasi yang dapat digunakan adalah Perpres 38 tahun 2015 tentang KPBU, yang mengisyaratkan skema memindahkan beban APBD kepada badan usaha. Selanjutnya dalam implementasinya. Kemendagri telah mengeluarkan Permendagri No. 96 Tahun 2016 tentang Pembayaran Ketersediaan Layanan Dalam Rangka Kerjasama Pemda dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur di Daerah,” urainya lagi.

Setelah secara singkat dan padat memberikan pencerahan terkait banyak hal strategis untuk rencana pembangunan daerah di Kabupaten Merangin, Pj Gubernur Jambi mengakhiri pertemuan dengan kembali menyampaikan pesan kepada Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejehteraan Keluarga (TP PKK) untuk melibatkan keluarga dalam hal ini Ibu-ibu PKK terkait penanganan stunting.

Di akhir kunjungan, Pj Gubernur menyerahkan bantuan alat makan untuk ibu hamil dan balita kepada Ibu Ketua PKK Kabupaten Merangin.

Sementara itu ada empat poin penting yang disampaikan Bupati Merangin Al Haris kepada Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni. Keempat poin penting itu, pertama pandemi Covid-19 masih menjadi tren teratas yang berimbas kepada meningkatnya pengangguran dan kemiskinan, kedua terkait permasalahan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI), ketiga terkait keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah secara tatap muka, keempat terkait penanggulangan maupun pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

‘’Hal lain yang perlu kami sampaikan, peningkatan angka pengangguran dan angka kemiskinan terutama sejak pandemi Covid-19,’’ ujar Bupati Merangin.

Selain itu, untuk penanganan PETI Al Haris melaporkan, atas kerjasama yang baik dengan para Forkopimda telah dilakukan langkah-langkah agar tidak ada lagi aksi dari PETI tersebut. (Kmf/*)

DRadio 104,3 FM Jambi