Beranda Akses Mobil Dinas Pemkab Tanjab Barat Sudah 5 Bulan Terlantar di Pinggir Jalan

Mobil Dinas Pemkab Tanjab Barat Sudah 5 Bulan Terlantar di Pinggir Jalan

TANJABBAR, AksesJambi.com – Mobil kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tajung Jabung (Tanjab) Barat, dengan nopol BH 1094 EZ jenis Terios warna hitam dibiarkan terlantar di pinggir jalan, hingga berbulan-bulan oleh penggunanya.

Kendaraan dinas tersebut diketahui, sudah 5 bulan diterbangkalai di jalan Sriwijaya Kuala Tungkal dan sampai saat ini belum diketahui dipakai oleh dinas mana.

“Mobil dinas ini sekitar lima bulan terpakir disini, kita tidak tahu dinas mana yang punya,” kata warga setempat, Rabu (27/01/2021).

Sementara itu, dari informasi yang didapat di bagian Aset Daerah Tanjab Barat jika kendaraan dinas tersebut Pengunaannya dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), yang diperuntukkan untuk kendaraan dinas dokter spesialis RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.

“Itu kendaraan dinas untuk dokter spesialis RSUD,” kata Raji’un Sitohang Kepala Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanjab Barat.

Ia menyebutkan bahwa, jika kendaraan dinas tersebut memang tidak diperlukan untuk dipakai lagi, maka pihaknya akan menarik kendaraan tersebut.

“Kita akan tarik, abis ditarik baru kita akan panggil pihak RSUD. Kenapa kendaraan dinas dibiarkan berbulan-bulan di pinggir jalan,” tegasnya.

Terpisah, Dirut RSUD Daud Arif Kuala Tungkal, dr. Elfry Syahril, membenarkan jika kendaraan dinas BH 1094 EZ jenis Terios memang kendaraan dinas untuk fasilitas kegiatan operasional dokter spesialis mata.

“Ya, itu kendaraan dinas untuk dokter spesialis kita, memang kita berikan fasilitas operasional mobil dinas,” sebutnya.

Saat ditanya kenapa kendaraan dinas tersebut seakan dibiarkan begitu saja, hingga berbulan-bulan di pinggir jalan?

Ia menyebutkan, bahwa dokter tersebut memang di rumahnya disana. Kalau memang tidak membutuhkan lagi untuk dipakai bisa tarik, akan diberikan kepada dokter spesialis yang lain.

“Informasi ini, saya baru dikasih tahu orang Aset Pemkab Tanjab Barat. Makanya bagian Aset RS umum, masih menghubungi dokter yang bersangkutan, cuma kita belum tahu informasinya seperti apa,” pungkasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi