Beranda Akses Komplotan Curanmor di Jambi Terbongkar Setelah 2 Pelaku Tertangkap

Komplotan Curanmor di Jambi Terbongkar Setelah 2 Pelaku Tertangkap

JAMBI, AksesNews – Tim Libas Anti Bandit Polsek Jelutung membekuk dua orang pria pelaku spesialis pencurian motor (Curanmor) di kawasan Jalan Gajah Mada, RT. 36, Minggu (17/01/2021) lalu, sekitar pukul 01.30 WIB.

Kedua pelaku yang ditangkap, yakni Agusti Rahmadoni (29) warga Jalan Desa Bangko Pintas, Kecamatan Muaro Tabir, Kabupaten Tebo dan Mahdin (18) Desa Pompa Air Bulian, Kabupaten Batanghari.

Kapolsek Jelutung, Iptu Aidil Munsaf mengatakan, saat kejadian polisi hanya menangkap tersangka Mahdin karena berhasil diamankan warga hendak mencuri sepeda motor. Sedangkan, pelaku Agusti sudah berhasil melarikan diri.

“Jadi aksi mereka ini kepergok oleh warga, karena tidak berhasil akhirnya mereka berdua kabur dan dikejar warga sekitar. Hanya tersangka Mahdi yang berhasil diamankan dan rekannya kabur,” katanya, Rabu (27/01/2021).

Setelah dilakukan pengembangan, pelaku Mahdi mengaku bahwa dirinya mencuri bersama rekannya yakni Agusti sehingga langsung dilakukan pengejaran oleh Tim Libas Polsek Jelutung.

“Ya, pelaku Agus besoknya baru kita tangkap di tempat kediamannya,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku tersebut ternyata sudah beraksi di 12 TKP, yakni antar kabupaten, kota dan provinsi. Untuk di Kota Jambi Sendiri itu ada 5 TKP, di antaranya 1 di wilayah Polsek Jelutung, 3 di wilayah Polsek Kota Baru, dan 1 di wilayah Polsek Jambi Timur.

“Untuk TKP lainnya itu ada di daerah Polres Muara Jambi, Batanghari, dan Polres Tebo. Kita sudah berkoordinasi untuk melakukan pengungkapan BB yang telah dicuri oleh kedua tersangka ini,” tambahnya.

Untuk hasil dari curian di TKP Jelutung belum sempat dijual, namun untuk di TKP daerah lain sudah dijual yakni di wilayah Merangin. Mereka ini tak hanya berdua, namun memiliki kelompok yang saat ini masih dalam pantauan dan penyelidikan.

“Untuk nama-nama pelaku lain sudah kita kantongi dan juga sudah kita koordinasikan ke Polres jajaran lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Mahdi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya melakukan hal tersebut untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari, karena dirinya tidak ada pekerjaan.

“Motor itu kami jual dengan harga yang bervariasi dengan harga miring, sekitar Rp 3 hingga 4 juta,” ucapnya

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 Jo 53 KUHP Tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. (Team AJ/*)

DRadio 104,3 FM Jambi