Beranda Akses Rencana Musda Ulang Golkar Kota Jambi, Taufik: Itu Keliru

Rencana Musda Ulang Golkar Kota Jambi, Taufik: Itu Keliru

Ketua Pengurus Golkar Kecamatan Alam Barajo, M. Taufik.
Ketua Pengurus Golkar Kecamatan Alam Barajo, M. Taufik.

JAMBI, AksesNews – Menanggapi rencana akan digelar ulang musyawarah daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Jambi pada tanggal 28 Desember 2020 mendatang, Ketua Pengurus Golkar Kecamatan Alam Barajo, M. Taufik menyebutkan, bahwa pelaksanaan Musda ulang Golkar Kota Jambi adalah keliru.

Menurutnya, Musda DPD II Partai Golkar Kota Jambi telah selesai dengan terpilihnya Budi Setiawan sebagai Ketua Golkar Kota Jambi.

“Pelaksanaan Musda Golkar Kota Jambi tidak bisa diulang, karena sudah ada ketua terpilih secara defenitif, yakni Budi Setiawan dalam pelaksanaan Musda Golkar Kota Jambi beberapa waktu, dan itu sesuai dengan aturan Partai Golkar,” ujarnya, Sabtu (26/12/2020).

Budi Setiawan Terpilih dalam Musda Lanjutan Golkar Kota Jambi

Bahkan, kata Taufik, Tim Formatur sudah menyusun kepengurusan dan mengajukan surat ke DPD Golkar Provinsi Jambi untuk ditetapkan dalam surat keputusan (SK).

Taufik menyarankan, agar Ketua dan Sekretaris Golkar Provinsi Jambi mentaati aturan, tidak berpihak dan memaksakan keinginan tanpa landasan aturan yang benar.

“Terhadap keinginan Plt Ketua Partai Golkar Kota Jambi saudara Asari Syafei untuk melanjutkan Musda Partai Golkar Kota Jambi, ini merupakan bentuk ketidaktaatan dia, dan tidak mengerti aturan Partai Golkar,” sebutnya.

Internal Golkar: Asari Ancam Lapor Polisi, Hanafi Tantang ke Mahkamah Partai

“Secara cermat saya mengamati perjalanan Plt Asari yang selalu menabrak aturan, antara lain Plt itu hanya Ketua bukan Sekretaris, ini bendahara juga Plt, seluruh pengurus diganti, pengurus kecamatan diganti, kelurahan juga diganti,” tambahnya.

Disampaikan Taufik, bahwa kepengurusan lama diganti tanpa ada pemberitahuan. Ia juga menyarankan, bahwa yang terpenting dilakukan oleh para pengurus partai Golkar saat ini adalah melakukan evaluasi terkait kekalahan Cek Endra dalam meraih suara di Pilgub 2020.

“Seharusnya yang dilakukan DPD Golkar Provinsi Jambi saat ini adalah evaluasi kekalahan partai Golkar Provinsi Jambi terhadap perolehan suara pilkada di Provinsi Jambi, terutama kegagalan dalam menghantarkan Cek Endra sebagai Gubernur Jambi,” tandas Taufik. (Team AJ/*)

DRadio 104,3 FM Jambi