Beranda Advertorial Wujudkan Pemerintahan Bebas Gratifikasi, Pemkab Tanjabbar Gelar Sosialisasi

Wujudkan Pemerintahan Bebas Gratifikasi, Pemkab Tanjabbar Gelar Sosialisasi

TANJABBAR, AksesJambi.com – Bupati Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) H. Safrial membuka kegiatan sosialisasi pedoman pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, di Aula Bapenda, Kamis (26/12/2019).

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus diberantas. Agar efektif upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan membuat peraturan perundang-undangan saja.

Menurut Bupati perlu juga membangun mental orang-orang yang dapat memberantas korupsi itu sendiri.

“Tanpa membangun sumber daya manusia yang baik dan berintegritas, mustahil pemberantasan korupsi dapat berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas. Undang-undang memberikan kewajiban bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara untuk melaporkan kepada KPK setiap penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas atau kewajiban penerima.

“Jika gratifikasi yang dianggap pemberi suap tersebut tidak dilaporkan pada KPK, maka terdapat resiko pelanggaran hukum baik pada ranah administratif ataupun pidana,” ujar Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap melalui pelaksanaan sosialisasi ini, para peserta dapat benar-benar memahami dampak-dampak apa saja yang timbul jika melakukan gratifikasi.

“Saya berharap kita semua dijauhkan dari hal-hal yang akan dapat merugikan diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara,” harapnya.

Encep Jarkasih dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan sosialisasi pedoman pengendalian gratifikasi di Pemkab Tanjabar merupakan salah satu upaya dalam rangka mewujudkan pelaksanaan pembangunan dan pemerintah yang bersih, aman dan terhindar dari gratifikasi.

Ditambahkannya, sosialisasi pedoman pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemkab Tanjabbar Tahun 2019 diikuti oleh 76 peserta yang terdiri dari para asisten, para staf ahli, para kepala OPD dan kepala bagian di lingkup sekretariat daerah, para camat dan anggota unit pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemkab Tanjabbar. (DIKA)