Beranda Akses Diduga Lakukan Penipuan, Eks Sekretaris GP Ansor Batanghari Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lakukan Penipuan, Eks Sekretaris GP Ansor Batanghari Dilaporkan ke Polisi

JAMBI, AksesNews – Mantan atau eks Sekretaris GP Ansor Kabupaten Batanghari, M. Rabwal (37) dilaporkan ke polisi atas dugaan tindakan pidana penipuan dan penggelapan terhadap salah satu rekan kerjanya yang berdomisili di Kota Jambi.

Kuasa Hukum Pelapor, Daud mengatakan bahwa M. Rabwal sudah dilaporkan ke Polda Jambi dengan sangkaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sesuai pasal 378 dan atau 372 KUHP, pada 22 Agustus 2019 dengan nomor laporan STPL/198/VIII/2019/POLDA JAMBI/SPKT”C”.

Kasus ini bermula ketika ada pengerjaan sejumlah proyek, dan terlapor menjanjikan akan mengembalikan modal sekaligus berbagi keuntungan dengan korban. Namun, setelah pekerjaan selesai, terlapor ingkar dari kesepakatan dengan pihak pemodal.

“Jangankan berbagi keuntungan, modal uang milik pelapor pun belum dikembalikan. Padahal masa selesainya pekerjaan dan pembayaran dari pihak penyedia proyek telah lewat hampir dua tahun ini,” kata Kuasa Hukum Pelapor, Daud kepada AksesJambi.com, Senin (26/08/2019) siang.

Menurutnya, upaya korban meminta klarifikasi kepada terlapor senantiasa berujung keacuhan dan tidak ada kepastian tanggapan. Setelah beberapa kali korban yakin, bahwa ini adalah bagian dari kesengajaan. Somasi sudah dilakukan dan sikap M. Rabwal yang seolah ini adalah hal biasa saja berujung ke pelaporan.

“Maka korban pada akhirnya berupaya meminta keadilan dengan upaya hukum. Polda Jambi telah menerima laporan dari pihak korban dan menggolongkan dugaan terlapor sebagai tindak pidana penipuan dan penggelapan,” jelasnya.

Dari cantuman surat tanda terima laporan, sesuai catatan di Polda Jambi, disebutkan telah terjadi dugaan tindakan pidana penipuan dan penggelapan sesuai pasal 378 dan atau 372 KUHP, yang terjadi di Bank 9 Jambi Pasar Jambi.

Menurut keterangan pelapor, bahkan M. Rabwal tergolong nekat dengan berani membayar menggunakan cek yang ketika oleh korban dibawa ke Bank, ternyata tidak bisa diuangkan. “Modus yang digunakan terlapor, adalah dengan mengajak pihak untuk menyediakan uang berkaitan dengan pengerjaan sejumlah proyek,” ungkapnya.

Dalam penelusuran terkait rekam jejak terlapor, M. Rabwal tercatat pernah menjabat dalam kepengurusan GP Ansor Batanghari. Setelah melakukan konfirmasi kepada Ketua GP Ansor Provinsi Jambi, Juwanda didapatkan keterangan bahwa yang bersangkutan tidak lagi diakui sebagai pengurus bahkan sebagai Kader GP Ansor.

“Periode SK Kepengurusannya sebagai Sekretaris GP Ansor Batanghari sudah habis. Setelah masa kepengurusan habis, yang bersangkutan bukan lagi pengurus dan bahkan bukan lagi Kader dari GP Ansor,” kata Juwanda saat dikonfirmasi AksesJambi.com, Senin (26/08/2019) malam.

Selain itu, hal yang cukup menarik perhatian berdasarkan penelusuran ternyata M. Rabwal tergolong aktif sebagai pegiat sosial media yang sering memposisikan dirinya sebagai Pengamat Demokrasi Tanpa Cela. Hingga berita ini ditayangkan, pihak terlapor dalam hal ini M. Rabwal belum bisa dimintai keterangan atas kasusnya tersebut. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi