Beranda Akses Potensi Pengolahan Kelapa di Tanjab Barat Belum Dilirik Investor

Potensi Pengolahan Kelapa di Tanjab Barat Belum Dilirik Investor

TANJABBAR, AksesNews – Potensi pengolahan Kelapa Dalam di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat sangat berpotensi untuk diolah. Namun, sayangnya potensi ini belum banyak dilirik oleh investor baik investor lokal maupun investor asing.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP), Yan Ery, Senin (25/01/2021). Ia menyebutkan bahwa saat ini belum ada investor yang menanamkan modalnya pada bidang Kelapa Dalam.

“Kalau kita bicara potensi, sebenarnya pengolahan kelapa dalam bisa menjadi potensi. Tapi sampai saat ini belum ada yang deal, artinya kalau untuk yang lirik inves di sana (bidang kelapa dalam) ada, cuma belum sampai eksekusi,” katanya

“Selama ini kelapa dalam kita kan dijual dalam bentuk mentah, belum di olah. Nah kalau sebetulnya untuk pengolahan kelapa dalam ini bagus, karena di Tanjab Barat ini belum ada,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yan Eri menyebutkan bahwa beberapa kali investor asing datang ke Tanjab Barat untuk mensurvei potensi kelapa dalam. Namun memang, belum ada respon balik ketika investor tersebut selesai melakukan survei.

Selain itu, ia juga menyebutkan tidak mengetahui alasan investor tersebut belum mau berinvestasi pada bidang kelapa dalam.

“Investor dari Jepang pernah (survei), Pakistan pernah juga mau invest, cuma sampai saat ini belum ada kabarnya. Ya kita tidak tahu juga analisa usaha mereka seperti apa, karena kan tentu ada pertimbangan tersendiri dimereka,” ungkapnya.

Di sisi lain, secara regulasi saat ini kata Yan Hendri, investor di permudah dengan pengurusan perizinan yang di lakukan secara online. Ia menyebut bahwa Pemkab Tanjab Barat, sangat support terhadap investor yang mau menanamkan modalnya di Tanjab Barat.

“Investasi kita buka peluang seluasnya, pemerintah support untuk investor-investor yang mau menanamkan modalnya. Kita tidak mempersulit, apalagi perizinan sekarang sudah online,” pungkasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi