Beranda Akses Diduga Lakukan Pencabulan, Oknum Kades di Tebo Dipolisikan

Diduga Lakukan Pencabulan, Oknum Kades di Tebo Dipolisikan

TEBO, AksesJambi.com – Polres Tebo mengungkapkan terkait perkara hukum oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Sumay, saat ini masih dalam tahap penyidikan, Senin (25/01/2021).

Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Marhara Tua Siregar, mengatakan bahwa perkembangan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur masih dalam tahap penyelidikan.

Menurutnya, berdasarkan pemeriksan yang terlapor yakni, oknum Kades Tuo Sumay dan korban sudah menikah.

“Sudah ada surat keputusan dari Pengadilan Agama, mereka (oknum Kades dan korban) sudah sah menikah,” ungkapnya, Senin (25/01/2021).

Untuk itu, kata Marhara Tua Siregar, pihaknya akan melakukan kroscek terhadap surat keputusan tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan.

“Nanti kita panggil, termasuk terlapor, untuk melihat data-data tersebut. Kita sudah kirimkan surat pemanggilan korban juga untuk dimintai keterangan, namun hingga sekarang belum datang,” ungkapnya.

Diketahui, usai Pilkades serentak pada 19 Desember 2020 lalu. Kades terpilih Desa Tuo Sumay dilaporkan warga ke Polres Tebo atas dugaan pelecehan seksual. Pelapor sendiri merupakan paman korban.

Dalam laporannya, pelapor mengungkapkan bahwa keponakannya diduga telah beberapa kali disetubuhi oleh terlapor. Untuk menutupi aib tersebut, terlapor terpaksa menikahi korban secara siri.

Masih dalam Perkara Hukum, 2 Kades di Tebo Tetap Dilantik

Meski masih dalam perkara hukum tersebut, pada Rabu (20/01/2021) lalu, terlapor dan 30 Kades terpilih lainnya tetap dilantik oleh Bupati Tebo, Sukandar di Aula Utama Kantor Bupati.

Usai pelantikan, Bupati Sukandar menyampaikan bahwa berdasarkan aturan semua Kades terpilih diperbolehkan ikut dilantik.

“Jika ada kades yang sudah terbukti salah secara hukum akan dicopot, tentu dengan aturan yang berlaku,” kata Sukandar. (TN/*)

DRadio 104,3 FM Jambi