Beranda Akses Kasus Investasi Ternak Lele, Direktur PT DHD di Jambi Ditetapkan Tersangka

Kasus Investasi Ternak Lele, Direktur PT DHD di Jambi Ditetapkan Tersangka

JAMBI, AksesNews – Kasus investasi ternak lele PT Darsa Harka Darussalam (DHD) Farm Mitra Indotama terus dikembangkan Polda Jambi. Kini Kepala cabang PT DHD di Jambi ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka bernama Aliman itu, dilakukan setelah Polda Jambi melakukan gelar perkara pekan lalu.

“Setelah melalukan gelar perkara, penyidik menetapkan Direktur PT DHD cabang Jambi sebagai tersangka dalam kasus ini,” kata Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan, Kamis (24/03/2022).

Kepolisian menelaah barang bukti yang sudah terkumpul, serta melihat keterkaitan dengan pusat PT DHD yang berada di Sumatera Selatan. Saat ini Polda Jambi masih terus mengembangkan kasus ini.

Polda Jambi telah menyita aset PT DHD, yakni puluhan kolam ikan. Puluhan kolam itu terletak di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

“Sudah kita lakukan penyitaan terhadap lebih dari 30 kolam buatan milik perusahaan di kawasan Kabupaten Muaro Jambi,” ujar Kaswandi belum lama ini.

Dari informasi yang dihimpun dan diberitakan sebelumnya, ada 200 orang di Jambi yang menjadi korban invetasi tersebut. Total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Dalam investasi ternak ikan lele, para korban menanam modal Rp 10 juta untuk satu kolam. Setiap satu kolamnya, dijanjikan keuntungan Rp 960.000 dalam satu kali panen. Dalam satu tahunnya, para penanam modal bisa panen sebanyak 9 kali.

Namun, sejak bulan Juli tahun 2021 tidak ada lagi hasil yang didapatkan para mitra PT DHD di Jambi. Ada korban yang mengaku telah rugi Rp 50 juta. Ada pula yang mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta. (Sob/*)