Beranda Akses Iin Kurniasih: Aplikasi ‘Si Gadis Jambi’ Solusi Atasi Kendala Data Keluarga 

Iin Kurniasih: Aplikasi ‘Si Gadis Jambi’ Solusi Atasi Kendala Data Keluarga 

Iin Kurniasih: Perlu Sinergitas Guna Dukung Aplikasi Si Gadis Jambi 
Iin Kurniasih: Perlu Sinergitas Guna Dukung Aplikasi Si Gadis Jambi 

JAMBI, AksesNews – Wakil Ketua II Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman menyatakan, perlu adanya sinergitas antara TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dalam mendukung aplikasi Si Gadis Jambi. 

Hal tersebut disampaikan Iin pada acara Pembukaan Rapat Konsolidasi TP PKK Provinsi Jambi dan TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (24/03/2022).

Iin mengemukakan, Pada usia ke-50 tahun Gerakan PKK, TP PKK Provinsi Jambi sudah mempunyai aplikasi Dasawisma yang diberi nama Si Gadis Jambi. Untuk itu, perlu support dari pengurus TP-PKK se-Provinsi Jambi sehingga penggunaan aplikasi ini dapat digunakan secara optimal dan menjadi solusi dalam mengatasi kendala data keluarga selama ini.

Iin melaporkan, bahwa persentase input data dasawisma se- Provinsi Jambi per 31 Desember 2021 berkisar 2,7 persen yaitu pada angka 25.958 KK dari 91.167 KK, sedangkan pada Januari hingga Februari 2022 sebesar 5,6 persen hinggal total skeseluruhan  data input sebesar 8,3 persen.

“Dari hasil tersebut, masih terlihat sangat kecil dan belum bergerak maju secara signifikan. Kami berharap semoga setelah kita launching hari ini akan ada intervensi khusus dari Ketua TP PKK Kabupaten/Kota untuk dapat menggerakkan dan mendukung kinerja input aplikasai dasawisma tersebut,” jelasnya.

Iin menuturkan, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden No. 99 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nnomor 39 Tahun 2020, TP PKK berkewajiban menyusun strategi gerakan PKK bersama OPD terkait. 

TP PKK perlu memperoleh informasi dan regulasi terkait dengan penyusunan strategi gerakan PKK yang mencakup penganggaran kegiatan 10 program pokok PKK, program prioritas, dan program unggulan PKK dengan menggunakan dana APBD Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Dalam kesempatan ini kita harus merefleksikan diri dan memperkuat kompetensi supaya mampu melaksanakan peran dan fungsi selaku pengurus TP PKK secara optimal,” katanya. (Kmf/*)