Beranda Akses Pajero Tabrak Warung Pecel Lele di Telanai, Seorang Pejalan Kaki Tewas

Pajero Tabrak Warung Pecel Lele di Telanai, Seorang Pejalan Kaki Tewas

JAMBI, AksesNews – Kecelakaan lalulintas yang terjadi di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Telanaipura, tepatnya di depan SMA N 5 Kota Jambi mengakibatkan satu orang pejalan kaki meninggal dunia.

Selain itu, satu pengendara sepeda motor Yamaha Mio BH 2483 MN mengalami luka-luka dan satu kios warung mengalami kerusakan pada Minggu (22/11/2020) pukul 23.00 WIB.

Pengendara yang terlibat kecelakaan tersebut yakni, S Primayadi Ginting (28) warga Jalan Mayjen Sutoyo, RT 08, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, yang mengendarai Mobil Mitsubishi Pajero BH 1867 BJ.

Pengendara tersebut menabrak sepeda motor Yamaha Mio BH 2483 MN, yang belum diketahui identitasnya dan juga menabrak pejalan kaki Windi Wijaya (16) warga RT 03, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Sedangkan untuk pemilik warung yakni, Alwani (42) warga Lorong Akasia, RT 18, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura mengalami kerugian atas insiden tersebut.

Kanit Laka Lantas Polresta Jambi, Ipda Bagus Oka mengatakan bahwa, kecelakaan tersebut berawal saat pengendara Pajero datang dari arah simpang IAIN bawah yang hendak menuju ke arah kampus UIN STS Jambi, Telanaipura.

Sesampainnya di depan SMA N 5 Kota Jambi, mobil Pajero tersebut kehilangan kendali dan langsung menabrak seorang pejalan kaki dan juga pengendara sepeda motor Yamaha Mio.

Tak berhenti di sana, ternyata sang sopir mobil Pajero tetap melajukan mobilnya, dan akhirnya mobil Pajero tersebut terhenti saat sudah menghancurkan kios warung yang berada di sebelah kiri arah tempuhnya dan terjadilah kecelakaan lalu lintas.

“Dugaan sementara, kecelakaan ini karena ban mobil itu gundul dan suasana hujan jadi pengendara mobil ini hendak menghindari lobang. Namun stir mobil membanting ke kiri, sehingga terjadi kecelakaan,” kata Ipda Bagus, Senin (23/11/2020). 

Lebih lanjut, Ipda Bagus juga mengatakan bahwa saat ini pengendara mobil Pajero tersebut sudah ditahan di Unit Laka Lantas, Simpang Pulai guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

“Pengendara mobil sudah kita periksa, kalau untuk pengaruh minuman keras tidak ada, dan juga kita sudah melakukan tes urine dan hasilnya pun negatif,” sebutnya.

Atas kejadian tersebut, seorang pejalan kaki meninggal dunia serta pengendara sepeda motor Yamaha Mio BH 2483 MN mengalami luka-luka dan kios warung mengalami kerusakan dengan kerugian sekitar Rp 10 juta.

“Sopir Pajero kita periksa kelengkapan surat-surat kendaraaannya dan hasilnya lengkap. Namun, di sini kita tetap masih mendalami penyebab dari kecelakan tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Sopir Mobil Pajero yang bernama S Primayadi Ginting saat di konfirmasi menjelaskan bahwa, kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaiannya dalam melihat kondisi ban mobil sebelum berkendara. 

“Jadi kondisi ban mobil saya itu gundul dan saya berkendara di atas kecepatan 80 KM menuju 90 KM, karena hari hujan saya mengelak trotoar dan saya pijak rem mobil saya lari ke kiri sehingga menabrak pengendara di depannya, jelansya.

Dieinya juga menyampaikan permintaan maaf kepeda seluruh pihak keluarga yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, karena dirinya juga tidak mengetahui akan terjadinya musibah  kecelakaan ini. 

“Ini musibah bagi saya, jadi saya meminta maaf kepeda seluruh pihak keluarga yang menjadi korban dalam kecelakaan ini dan saya akan bertanggung jawab atas semua kesalahan saya ini,” tutupnya. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi