Beranda Akses Batanghari Kembali Berlakukan Penegakan Disiplin Prokes Covid-19

Batanghari Kembali Berlakukan Penegakan Disiplin Prokes Covid-19

BATANGHARI, AksesJambi.com – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Batanghari melakukan rapat strategi, guna menekankan penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Batanghari. Rapat tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, Jumat (23/04/2021).

Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati Batanghari, diwakili oleh Asisten I Setda Hendri Jumiral, dihadiri Asisten II dan III Setda, Kadinkes, Kalak BPBD, Kasat Pol-PP, serta Camat se-Kabupaten Batanghari.

Asisten I Setda Batanghari mengatakan, bahwa rapat kali ini mengacu pada surat edaran Bupati Batanghari tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di Batanghari.

“Sesuai dengan SP 004 yang sudah kita edarkan, khususnya untuk masyarakat Batanghari ada beberapa action yang akan dilakukan. Aksi pertama, yaitu mengaktifkan posko berjenjang tingkat kabupaten, desa dan kelurahan. Sesuai dengan fungsi masing-masing berkoordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dan lintas sektoral lainnya,” jelas Asisten I Administrasi Umum Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, Hendri Jumiral, Jumat (23/04/2021)

“Selanjutnya tentang pembatasan mudik yang dilakukan secara Nasional kita berkoordinasi dengan provinsi, sejauh ini untuk pembatasan tingkat provinsi itu dikomunikasikan oleh provinsi. Ada beberapa titik yang telah kita ketahui dan nanti akan kita bangun posko. Artinya, kita mendukung kegiatan pembatasan tersebut,” sambungnya.

Dikatakan Hendri Jumiral, terkait berapa jumlah Posko Gugus Tugas di Kabupaten Batanghari, serta di mana saja penempatan posko tersebut.

“Tentu tidak semua kecamatan, ada beberapa titik pengaktifan Posko Gugus Tugas, Desa Sungai Buluh, Simpang BBC (Bulian Bisnis Center) dan Muara Tembesi. Hal tersebut karena ada penilaian tekhnis dari TNI-Polri,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Elfi Yenie mengatakan, mengingat status zonasi di wilayah Kabupaten Batanghari saat ini berwarna orange, yang sangat pekat dan hampir menjadi merah, hal ini perlu ditegaskan.

“Bupati berpesan agar kita terapkan disiplin, dan melakukan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes). Pagi ini saya mendapat kiriman video dari pak Kapolres (Batanghari), hasil dari vidcon terakhir, Batanghari paling rendah melakukan upaya penegakan hukum prokes di Provinsi Jambi,” kata Kadinkes Elfi Yenie.

Jika dihitung secara Epidemiologi, saat ini Kabupaten Batanghari masih berzona orange yang sangat pekat, dengan skor di angka 2,1.

“Sedikit lagi zona akan berubah menjadi zona merah,” tutup Elfi.

Di tempat yang sama, Plt Kalak BPBD Batanghari, Syar’i Saman mengharapkan, semua OPD yang termasuk dalam gugus tugas Covid-19 agar dapat saling bahu-membahu dalam menegakan Prokes Covid-19, serta mensosialisasikan kepada masyarakat terkait Surat Edaran (SE) Bupati Batanghari.

“Sehingga masyarakat memahami dan menjalankan dengan rasa ikhlas, serta memahami tujuan pemerintah Batanghari, agar pandemi Covid-19 secepatnya berlalu di Bumi Setentak Bak Regam yang kita cintai ini,” pungkasnya. (ANI)

DRadio 104,3 FM Jambi