Beranda Akses DKP Tanjab Barat Fasilitasi Perselisihan Antara Nelayan Sodong dan Belat

DKP Tanjab Barat Fasilitasi Perselisihan Antara Nelayan Sodong dan Belat

TANJABBAR, AksesJambi.com – Beberapa waktu lalu sempat terjadi perselisihan antara nelayan Sondong dan Belat terkait batas tangkapan ikan di wilayah perairan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tanjab Barat, Netti Martini, menjelaskan bahwa pihaknya telah memfasilitasi para nelayan yang bersangkutan untuk mediasi bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Tanjab Barat) guna mencari solusi.

“Kemarin kita sudah panggil pihak yang bersangkutan dan tampung apa pun permasalahannya. Namun mereka tidak kita panggil secara bersamaan, untuk menghindari keributan,” kata Netti Martini, Selasa (23/03/2021).

Dalam pertemuan tersebut, kata Netti, muncul kesepakatan antara kedua belah pihak yakni dengan membuat aturan sementara mengenai pembagian periode tanggapan masing-masing nelayan.

“Jadi dalam pertemuan itu, kita sepakati untuk membuat pembagian waktu, di mana ada waktu dan periode tertentu untuk nelayan sondong dan nelayan belat,” tutur Netti.

Sementara itu, hingga kini pihaknya juga masih menunggu kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi soal batas tangkapan nelayan dan aturan lainnya.

“Jadi saat ini kita hanya membuat kebijakan sementara menjelang aturan dari provinsi turun, hal ini juga merupakan salah satu penyebab produksi nelayan dalam tiga tahun terakhir menurun,” tandasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi