Beranda Akses Penerimaan CPNS 2019 Dukung Visi Indonesia Maju

Penerimaan CPNS 2019 Dukung Visi Indonesia Maju

FOTO: Portal SSCN BKN
FOTO: Portal SSCN BKN

JAKARTA, AksesNews – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka 140 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk formasi CPNS untuk Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebanyak 84 formasi. Terdapat 40 jenis jabatan yang dibutuhkan dalam rekrutmen kali ini.

“Pengadaan CPNS tahun 2019 ini merupakan salah satu langkah strategis Kementerian PANRB dalam menjaring putra-putri terbaik bangsa untuk mendukung terciptanya percepatan reformasi birokrasi nasional yang progresif, yang sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi Indonesia maju,” ujar Sekretaris Kementerian PANRB sekaligus Ketua Tim Pengadaan CPNS Kementerian PANRB Tahun 2019 Dwi Wahyu Atmaji.

Berdasarkan Pengumuman Nomor B/177/S.KP.01.00/2019 tentang Pengadaan CPNS Kementerian PANRB RI Tahun Anggaran 2019, terdapat dua jenis formasi yang dibuka yakni formasi khusus dan umum. Rincian formasi tersebut terdiri dari 122 formasi umum, 13 formasi cum laude, 3 disabilitas, dan 2 formasi putra/putri Papua dan Papua Barat.

“Kami sudah mengumumkan rekrutmen CPNS, pendaftaran mulai 11 hingga 25 November 2019. Mudah-mudahan masyarakat banyak yang berminat berkontribusi di Kementerian PANRB,” ujar Atmaji.

Lanjutnya dikatakan, pendaftaran dilakukan melalui website sscasn.bkn.go.id atau sscn.bkn.go.id. Atmaji menegaskan bahwa calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Formasi dibuka untuk kualifikasi pendidikan DIII, DIV, S1, dan S2. Untuk lulusan S2 dapat mendaftar pada jabatan Assessor SDM Aparatur Ahli Pertama sebanyak 1 formasi. Sementara untuk lulusan DIII disediakan 24 formasi, DIV sebanyak 2 formasi, dan sisanya untuk lulusan S1.

Untuk pelamar formasi umum dan formasi disabilitas, indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 dari skala 4,00 yang berasal dari Perguruan Tinggi dan/atau program studi terakreditasi dalam BAN-PT. Sementara untuk formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat memiliki IPK minimal 2,75.

Sedangkan untuk formasi khusus cum laude, pelamar merupakan lulusan S1 dan menjadi lulusan terbaik berpredikat pujian dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri terakreditasi A/Unggul dan program studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan dan dibuktikan dengan surat keterangan lulus dengan pujian.

Sementara untuk pelamar cum laude dari Perguruan Tinggi Luar Negeri, melampirkan bukti penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara cum laude Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk persyaratan umur, minimal berusia 18 tahun dan maksimal 30 tahun untuk DIII, maksimal 35 tahun untuk lulusan S2, S1, dan DIV. Pelamar yang memiliki ijazah pendidikan dari Universitas Luar Negeri wajib memiliki surat penyetaraan ijazah yang dilegalisir dan dikeluarkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk jabatan Pranata Komputer Pelaksana/Terampil pada formasi Kementerian PANRB no. 6 dan jabatan Analis Sistem Informasi pada formasi KASN no. 19 wajib menguasai bahasa pemrograman, menguasai database engineer, dan melampirkan hasil pembuatan sendiri aplikasi web apps dalam bentuk screenshot atau link aplikasi.

Sementara untuk jabatan Pengelola Sistem dan Jaringan pada formasi Kementerian PANRB no. 13 dan formasi KASN no. 25 wajib menguasai network engineer, system engineer, dan menguasai instalasi dan mengelola server mail.

Jabatan Assessor SDM Aparatur Ahli Pertama pada formasi Kementerian PANRB no. 4 dengan kualifikasi pendidikan S2, maka pendidikan S2-nya harus linear dengan pendidikan S1 dan pelamar wajib melampirkan ijazah S1.

Jabatan Penyusun Bahan Informasi dan Publikasi pada formasi KASN no. 28 wajib menguasai layout desain dan aplikasi desain grafis, menguasai aplikasi desain animasi, dan melampirkan hasil pembuatan sendiri desain grafis yang pernah dibuat dalam bentuk soft copy atau link pemuatan hasil karya.

SUMBER: menpan.go.id