Beranda Advertorial Pemprov dan DPRD Setujui APBD 2020, Fachrori Apresiasi Semangat Dewan Pertajam Program

Pemprov dan DPRD Setujui APBD 2020, Fachrori Apresiasi Semangat Dewan Pertajam Program

JAMBI, AksesJambi.com – Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar mengapresiasi semangat DPRD Jambi untuk mempertajam program pembangunan Provinsi Jambi.

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dalam rangka Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2020 dan Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Provinsi Jambi tentang Inovasi Daerah, serta Pengambilan Keputusan Dewan terhadap Ranperda APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2020.

Dalam rapat paripurna yang diselenggarakan di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jumat (22/11/2019), Pemerintah Provinsi Jambi dan DPRD Provinsi Jambi menyetujui APBD Provinsi Jambi Tahun 2020.

Fachrori mengatakan, dalam pembahasan anggaran tahun 2020, tentu ada berbagai perbedaaan pendapat dan dalam situasi yang dinamis, terutama kondisi defisit anggaran yang dihadapi seiring penerimaan dana perimbangan yang dibawah target dalam KUA PPAS ditengah target capaian RPJMD yang harus dikawal, namun semuanya itu ditujukan untuk mempertajam program pembangunan Provinsi Jambi.

Pembangunan Provinsi Jambi, dengan belanja Rp4.9 triliun pada tahun 2020 agar benar-benar memberikan manfaat yang besar, terutama bagi masyarakat Provinsi Jambi.

“Kami mengapresiasi inisiatif DPRD dalam melakukan beberapa perubahan dari KUA PPAS yang telah kita sepakati sebelumnya melalui penundaan beberapa kegiatan dan mempertajam program kegiatan yang ada,” ujar Fachrori.

Kondisi tersebut juga merupakan salah satu prasyarat untuk kita bersama-sama melaksanakan pembangunan secara merata dan berkeadilan sehingga dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Jambi tanpa diskriminasi.

Fachrori mengemukakan, belanja pemerintah diharapkan dapat memantik pertumbuhan ekonomi seawal mungkin, dan untuk itu, kegiatan lelang harus segera dilaksanakan, sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan pada bulan Januari 2020.

Sebelumnya, masing-masing fraksi DPRD Provinsi Jambi menyampaikan pandangan akhir terhadap APBD tahun 2020 dan pandangan umum terhadap Ranperda Provinsi Jambi tentang Inovasi Daerah, yang dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jambi.

Dalam laporan Banggar yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Fauzi menyampaikan tanggapan Banggar terhadap APBD 2020 serta berbagai penjelasan terhadap kondisi anggaran, serta masukan-masukan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, termasuk didalamnya argument terhadap penundaan pembangunan jalan layang (fly over) Tugu Juang – Nusa Indah.

Dalam laporan tersebut disampaikan pendapatan tahun 2020 direncanakan Rp4,399 Triliun dan belanja direncanakan Rp4,949 Triliun, defisit belanja dengan pendapatan akan ditiutupi dari Silpa tahun 2019 yang diperkirakan Rp550,84 miliar, peningkatan PAD yang bersumber dari pajak Rp41 miliar, dan dari beberapa sumber lainnya. (Hms/Bjs)