Beranda Akses Peringati Hari Badak Internasional, WWF Indonesia-Jambi Gelar Lomba Mewarnai

Peringati Hari Badak Internasional, WWF Indonesia-Jambi Gelar Lomba Mewarnai

TEBO, AksesJambi.com – Dalam rangka memperingati hari Badak Internasional, World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia-Jambi Program menggelar acara penanaman pohon, bertempatkan di SD N 43 Malako Intan, Kecamatan Tebo Ulu, Sabtu (22/09/2018).

Pada pembukaan acara tersebut ditampilkan Drumband dari murid SD N 43 Malako Intan. Turut hadir, Camat Tebo Ulu, Kepala Desa Malako Intan, Kepala Sekolah SD N 43 Malako Intan dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ariandi Putra dari WWF Jambi mengatakan bahwa, sebagai lembaga konservasi lingkungan yang sudah kurang lebih 2 sampai 3 tahun aktif di Lanskap Bukit 30 ini, khususnya berkegiatan di sekolah dalam konsep penyadaran lingkungan.

“Sekarang kami melakukan kegiatan penanaman pohon dengan tujuan hari Badak International, Badak adalah salah satu satwa liar yang harus dijaga habitatnya, dan dari penanaman ini kita sadar betul bahwa pentingnya menjaga bumi dan menjaga ekosistem disekitar kita,” ungkap Ariandi Putra.

Lanjut Ariandi Putra, dengan kegiatan tanam pohon ini, kedepannya diharapkan satwa liar sudah tidak terancam habitat dan populasinya. Sementara itu, Kepala Sekolah SD N 43 Malako Intan, Suyono dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasihnya kepada tim WWF yang sudah aktif di sekolah, khususnya di SD N 43 Malako Intan.

“Terimakasih kepada program WWF yang sudah mengiringi kami untuk cinta kepada lingkungan. Contohnya adalah pemanfaatan lahan kosong di sekolah, sehingga kami sadar akan pentingnya lingkungan. Semoga kegiatan penanaman pohon ini berdampak positif kedepannya,” kata Suyono.

Dalam kegiatan tanam pohonnya, WWF Jambi menyerahkan sebanyak 25 bibit unggul pohon buah kepada SD N 43 Malako Intan untuk segera ditanam.

Selain penanaman pohon, WWF juga mengadakan acara lomba mewarnai gambar berbagai satwa liar, seperti badak, orang utan, harimau, gajah dan rusa. Dalam lomba tersebut ada sekitar 50 anak yang mengikutinya. Melalui lomba itu, anak-anak di ajarkan untuk mengenal satwa liar yang ada di hutan, khususnya di Taman Nasional Bukit 30. (Syahrul)

DRadio 104,3 FM Jambi