Beranda Advertorial Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kejati Jambi

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kejati Jambi

JAMBI, AksesNews – Gubernur Jambi, Fachrori Umar meresmikan pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jambi dengan peletakan batu pertama. Dengan Simbolis, Gubernur bersama dengan Kepala Kantor Kejati Jambi, Danrem 042/Gapu, Kapolda Jambi, Sekda Provinsi Jambi, Kadis PUPR Jambi dan Walikota Jambi menuang semen kedalam lubang pondasi, Senin (22/07/2019).

Fachrori Umar mengatakan gedung ini pada prinsipnya sangat bermanfaat bagi kita semua dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam mempercepat mewujudkan reformasi dan restrukturisasi kelembagaan.

“Kemudian telah dibangunnya gedung ini dapat mendukung segala upaya untuk memecahkan berbagai permasalahan peradilan serta penegakan hukum di provinsi Jambi,” pungkas Fachrori.

Kepala Kejati Jambi, Andi Nurwinah mengungkapkan bahwa gedung lama ini sudah berumur 49 tahun, maka dianggap layak untuk di bangun di tahun 2019 ini.

Andi Nurwinah pun menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov dan DPRD Jambi dan seluruh pihak yang terkait sehingga tahun anggara 2019 ini terealisasi pembangunan kantor Kejati ini.

“Anggaran kantor ini adalah APBD Provinsi Jambi 2019 yang telah melalui proses yang panjang,” kata Andi Nurwinah.

Anggaran pembangunan gedung tiga lantai ini sebanyak Rp 9,79 Milyar. Dalam denah rencana, lantai 1 adalah bidang intelijen, denah rencana lantai 2 ruang Kejati dan asisten bidang Pidum dan Pidsus dan denah rencana lantai 3 bidang Pidum dan Pidsus.

Kepala Kejati Jambi berharap peletakan batu pertama pembangunan gedung Kejati ini akan menjadi Payung Teduh untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh jajaran Kejaksaan tinggi Jambi dalam melaksanakan tugas dan kewenangan dalam memberikan kontribusi yang optimal kepada pelayanan publik, penyelesaian kasus, penataan regulasi, pembenahan manajemen perkara, penguatan sumber daya manusia penguatan kelembagaan maupun pembangunan budaya hukum.

“Sebagai acuan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani,” pungkasnya. (Alpin)