Beranda Akses Dilema, SatPol PP Batanghari Pilih Rumahkan Semua PTT

Dilema, SatPol PP Batanghari Pilih Rumahkan Semua PTT

BATANGHARI, AksesJambi.comKepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Batanghari, M Daud, angkat bicara terkait pemberhentian semua Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau tenaga honorer, di lingkup Satpol PP Kabupaten Batanghari.

Saat dijumpai AksesJambi.com di ruang kerjanya, Daud mengatakan, memang benar Bupati Batanghari mengintruksikan untuk mengurangi tenaga honorer. Namun keputusan untuk merumahkan semua tenaga honorer merupakan kebijakan pihak Satpol PP itu sendiri.

“Jika kita merumahkan separuh saja, tentu akan menimbulkan polemik. Dan setelah menggelar rapat bersama Kabid, Kasubbag dan Kasi, akhirnya kami memutuskan untuk merumahkan semua tenaga honorer,” ujarnya, Kamis (22/04/2021).

Dikatakannya, awalnya pada refocussing pertama, penganggaran untuk tenaga honorer masih untuk 86 orang. Namun setelah refocussing kedua dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) turun pada awal April 2021, penganggaran berubah hanya untuk 43 orang saja.

“Dan kami dari pihak Satpol PP akan tetap memperjuangkan ke Bakeuda agar 86 orang tenaga honorer yang dirumahkan ini tetap menerima gaji selama bulan Januari, Februari dan Maret,” ujarnya.

Daud mengatakan, 86 orang tenaga honorer itu sebenarnya sangat dibutuhkan untuk mengisi di beberapa titik penjagaan vital.

“Ada sebelas titik yang harus dilakukan penjagaan, dan Satpol PP ini harus tetap bekerja hingga sampai malam hari dengan bergantian shift,” ujarnya.

Terkait kapan akan kembali merekrut tenaga honorer, Daud mengaku akan melapor terlebih dahulu kepada Bupati Batanghari dan menunggu instruksi lanjutan.

“Sampai ada informasi lebih lanjut, baru ada perekrutan tenaga honorer di Satpol PP Batanghari,” tutupnya. (ANI)

DRadio 104,3 FM Jambi