Beranda Akses Mahasiswa di Jambi Protes Minyak Goreng Mahal hingga Tambang Ilegal

Mahasiswa di Jambi Protes Minyak Goreng Mahal hingga Tambang Ilegal

JAMBI, AksesNews – Ratusan mahasiswa berunjuk rasa di Kantor Gubernur Jambi, Selasa (22/03/2022). Para mahasiswa mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengatasi persoalan harga minyak goreng yang mahal, serta menghentikan penambangan emas ilegal (PETI).

Tak hanya itu, para mahasiswa tersebut juga menyoroti daerah terisolir yang pembangunannya tidak merata. Selain itu juga, mempertanyakan Program Jambi Mantap Kepemimpinan Al Haris-Sani.

Salah satu pendemo, Insan Nurrahman menyampaikan para mahasiswa resah dengan apa yang terjadi di Jambi saat ini. Karena itu, mereka turun ke jalan, dan melancarkan aksi demo.

Ia pun mengatakan para mahasiswa tidak puas dengan jawaban Gubernur Jambi, Al Haris. Jawaban kepala daerah itu, dinilainya untuk penenang sesaat.

“Jawaban mereka suatu diplomat yang hanya penenang sesaat. Yang jelas, kehadiran kami karena suatu keresahan,” katanya.

Para mahasiswa, kata Insan, memberikan waktu selama sepekan. Jika tidak ada perubahan dari Pemprov Jambi, para mahasiswa akan berdemo lagi.

“Kami akan berjuang untuk Provinsi Jambi. Masih ada aksi lanjutan,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris menyampaikan pihaknya sedang mengatasi persoalan minyak goreng. Pemprov Jambi sudah mengantisipasi.

“Soal minyak goreng sudah kita antisipasi. Kita sudah bekerja,” ungkapnya.

Al Haris mengatakan, harga eceran tertinggi (HET) di Jambi tetap mengacu kepada ketetapan pemerintah pusat. Memang harganya tidak bisa merata, terutama di daerah pedalaman dan yang jauh.

“Di daerah yang jauh, tentu ada tambahan ongkos. Tetapi, kita pesankan harga tidak meresahkan masyarakat,” katanya.

Terkait masalah penambangan emas ilegal, kata Al Haris, Pemprov Jambi sudah menyurati Menteri ESDM agar bisa mendirikan tambang emas rakyat.

“Akan diteken menteri. Kalau nanti ada tambang rakyat, prosesnya lebih mudah untuk mengambil langkah,” pungkasnya. (Sob/*)