Beranda Akses Nurani Ratu Azzahra, Pebulutangkis Cantik Asal Jambi

Nurani Ratu Azzahra, Pebulutangkis Cantik Asal Jambi

JAMBI, AksesNews – Piala Susy Susanti tetap bertahan di pangkuan tim beregu putri U-19 PB Exist Jakarta untuk kedua kalinya secara beruntun. Keberhasilan tersebut ditandai dengan kemenangan 3-1 atas PB Djarum Kudus di partai final Caffino Superliga Junior 2019 yang berlangsung di GOR Bulutangkis Djarum, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (20/10/2019) kemarin.

Sebelumnya, partai beregu Putri U-19 PB Exist berhasil berjuang menumbangkan PB Djarum dengan sko 3-1. Atas kemenangan tersebut, PB Exist berhasil mempertahankan gelar Superliga Junior 2019 yang sebelumnya juga dimenangkan di Tahun 2018 lalu. “Alhamdulillah bisa menang,” kata Nurani Ratu Azzahra dilansir, Tribun Jambi, Minggu (20/10/2019).

Atlet asal Provinsi Jambi, Nurani Ratu Azzahra, sebelumnya pada Rabu (17/10/2019) sempat berhasil menumbangkan atlet asal Jepang pada kejuaraan Caffino Superliga Junior 2019. Pada kategori beregu di ajang Caffino Superliga Junior 2019, atlet asal Jambi, Nurani Ratu Azzahra berhasil memenangkan dengan skor 21-10 dan 21-12 saat melawan Saho Moriyama.

Sosok Nurani Ratu Azzahra, Atlet Bulutangkis Jambi

Darah atlet sudah mengalir dalam jiwanya sejak lahir. Dilahirkan dari keluarga pebulutangkis lantas pula menjadikannya seorang atlet bulutangkis saat ini. Di usianya yang tergolong muda yakni 17 tahun ia sudah banyak mengikuti berbagai pertandingan baik dalam maupun luar negeri.

Nurani Ratu Azzahra sudah mulai berlatih menjadi pemain bulu tangkis sejak usianya baru 6 tahun dan sudah mulai mengikuti pertandingan pada usia 7 tahun. Dirimya sudah berada di asrama selama tiga tahun dan jauh dari keluarga.

Awalnya memang sedih, tapi ia selalu mengingat ini adalah impiannya untuk lebih serius di bulu tangkis yang harus dijalani dengan serius dan tidak boleh disia-siakan. Saat ini ia mewakili Kota Jambi dalam porprov 2018. Meski sudah banyak melalui banyak pertandingan ia mengaku masih gugup saat akan bertanding.

“Setiap pertandingan masih ngerasa gugup, masih ngerasa tegang. Mau itu tanding sama siapapun apalagi pernah tanding sama orang yang sama sebelumnya. Itu jadi beban menurutku. Aku mensiasatinya dengan teriak saat pertandingan, biar lepas pas main,” papar remaja yang akrab disapa Lala ini.

Menyiasati kegugupannya sebelum pertandingan pun ia melakukan ritual khusus yaitu dengan meminum susu strawberry sebelum pertandingan. Sudah lebih dari 10 tahun bergelut dibidang bulu tangkis ia mengaku tidak tertarik dengan bidang lainnya.

Merasa bosan itu pasti katanya. Intinya ia memanfaatkan waktu libur untuk tidak memikirkan pertandingan atau latihan. Pada waktu latihan tidak perlu memikirkan hal diluar latihan.

Atlet cantik bernama Nurani Ratu Azzahra berhasil menjadi juara Caffino Superliga Junior 2019 bersama PB Exist. Hasil manis ini juga sekaligus mengulang keberhasilan di Superliga 2018 lalu saat PB Exist menang 3-2 atas tim beregu putri U-19 PB Djarum Kudus.

“Pastinya kita sangat bersyukur atas keberhasilan ini. Piala Susy Susanti akhirnya tidak akan kemana-mana dan tetap bersama kita sampai satu tahun kedepan. Saya rasa ini pencapaian manis yang sudah diperjuangkan tim ini. Gelar ini bukti dari kekompakan dan kebersamaan tim kita. Dengan pencapaian ini, kita tetap optimistis tahun depan bisa kembali juara,” kata Manajer tim beregu putri U-19 PB Exist Jakarta, Alfianto Wijaya.

Lebih lanjut, Alfianto mengatakan bila hasil hari ini sudah sesuai dengan prediksinya. “Bisa dibilang hasil ini sudah sesuai dengan prediksi. Karena salah satu pemain tunggal kita ada yang cedera, jadi kita sedikit kehilangan kekuatan. Tapi sebelum bertanding saya memang sudah mengira akan bisa ambil poin di satu tunggal dan dua ganda. Terlepas dari perjuangan tim, saya rasa pertandingan hari ini ada faktor keberuntungan juga buat kita,” jelasnya.

Gelar juara bagi tim beregu putri U-19 PB Exist Jakarta dipastikan melalui partai keempat lewat kemenangan yang dipersembahkan Jesita Putri Miantoro/Putri Larasati atas Aldira Rizki Putri/Metya Inayah Cindiani dengan skor 21-17 dan 21-13.

“Walaupun dengan materi pemain yang bisa dibilang pas-pasan, tapi saya perhatikan anak-anak sudah berjuang dengan sangat luar biasa. Keputusan kita untuk menurunkan Jesita/Larasati terbukti berhasil. Tim pelatih dan saya punya pertimbangan kalau Laras punya motivasi yang sangat kuat untuk mengalahkan lawannya. Memang kebetulan, materi pemain kita saat ini kurang lebih sama seperti tahun kemarin,” tutup Alfianto.

Sementara itu, Jesita/Larasati mengaku sangat puas karena bisa memberikan permainan terbaik untuk tim di partai penentu. “Rasanya lega bisa ngasih yang terbaik buat tim ini,” ungkap Jesita Putri Miantoro selepas pertandingan.

“Pastinya senang bisa sumbang poin dan bisa jadi penentu kemenangan untuk tim. Dari awal masuk lapangan kita memang sudah yakin bisa memenangkan pertandingan ini. Karena memang di lapangan pun tadi kita berusaha untuk nyerang duluan. Tapi kita juga nggak nyangka bakal bisa menang dua game langsung,” sambung Putri Larasati menambahkan.

Hasil Pertandingan Final Beregu Putri U-19 Caffino Superliga Junior 2019 :

PB Exist Jakarta 3 – 1 PB Djarum Kudus

GS1 : Putri Kusuma Wardani vs Aisha Galuh Maheswari 21-16, 23-21

GD1 : Nita Violina Marwah/Putri Syaikah Ulima Hidayat vs Febriana Dwipuji Kusuma/Indah Cahya Sari Jamil 12-21, 21-19, 21-19

GS2 : Nurani Ratu Azzahra vs Alifia Intan Nurrokhim 20-22, 15-21

GD2 : Jesita Putri Miantoro/Putri Larasati vs Aldira Rizki Putri/Metya Inayah Cindiani 21-17, 21-13

GS3 : Farica Abela vs Komang Ayu Cahya Dewi Tidak Dimainkan.

SUMBER: Tribun Jambi

DRadio 104,3 FM Jambi