Beranda Akses Ajakan Nikah Ditolak, Pria di Jambi Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ajakan Nikah Ditolak, Pria di Jambi Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Motif Penculikan Balita 2 Tahun di Jambi karena Ajakan Nikah Ditolak.
Motif Penculikan Balita 2 Tahun di Jambi karena Ajakan Nikah Ditolak.

JAMBI, AksesNews – Balita berusia 2 tahun yang menjadi korban penculikan di Jambi akhirnya ditemukan, setelah pelaku tertangkap di wilayah Jakarta Utara, pada hari Senin (21/09/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

Jajaran Satuan Resmob Polda Jambi berhasil membekuk seorang pria berinisial BA (35), pelaku penculikan bayi tersebut dalam kurun waktu kurang dari 2×24 jam.

Sebelumnya, pada hari Sabtu (19/09/2020), sekitar pukul 23.30 WIB, Intan Ayu Lestari (20) yang merupakan ibu dari korban peculikan melapor ke Polda Jambi bahwa, anaknya yang baru berusia 2 bulan itu diculik.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Yudha Setyabudi mengatakan bahwa saat ini pelaku telah diamankan Tim Resmob Polda Jambi yang di backup oleh Tim Resmob Mabes Polri di Jakarta.

Kurang 2×24 Jam, Polisi Bekuk Penculik Bayi di Jambi yang Kabur ke Jakarta

Setelah pelaku diinterogasi, ternyata bayi yang diculik tersebut dititipkannya di rumah temannya yang berada di kawasan Jalan Sersan Darpin, RT. 15, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Pal Merah, Kota Jambi.

Aksi penculikan itu bermula ketika saat pelaku hendak mengajak ibu dari sang bayi tersebut untuk menikah. Namun ajakannya ditolak, karena Intan merasa bahwa BA merupakan seorang penipu. 

“Awalnya niat baik pelaku mau saya terima, tapi setelah itu saya baru tahu kalau BA itu penipu. Jadi, saya tolak ajakan pernikahan,” kata Intan, Senin (21/09/2020). 

Setelah ajakan menikah tersebut ditolak, pelaku yang tinggal di rumah Intan langsung mengancaman akan menculik anaknya tersebut, yang pada saat itu Intan sedang berada di Tanjung Pinang. 

“Saya lagi di luar Kota, pelaku tinggal di rumah saya dan anak saya diurus dengan neneknya. Pelaku mengancam akan nyulik anak saya, jadi hari Kamis (17/09/2020) saya langsung pulang ke Jambi,” jelasnya. 

Selain itu, Intan juga mengatakan setelah dirinya sampai di Jambi, ia tidak langsung pulang ke rumah lantaran di rumah tersebut masih ada pelaku. Esoknya, Jumat (18/09/2020), pelaku memberi tahu kalau anaknya sudah dibawa.

“Besoknya, pelaku langsung ngasih tahu saya kalau anak saya di bawa dan diculiknya, dan pelaku ini juga mengancam akan bunuh anak saya. Jadi saya langsung ke Polda Jambi buat laporan,” ucapnya. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi