Beranda Akses Pertimbangan Muklis “Sudah Sangat Matang” Maju Pilkada Tanjabbar 2020

Pertimbangan Muklis “Sudah Sangat Matang” Maju Pilkada Tanjabbar 2020

TANJABBAR, AksesJambi.com – Pemilihan Bupati di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) 2020 mendatang sudah memunculkan beberapa figur yang menyatakan diri siap maju.

Diketahui, beberapa nama telah menyatakan sikap untuk maju diantaranya, Wakil Bupati Tanjabbar saat ini Amir Sakib dan Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Mulyani Siregar, kini satu nama kembali mencuat sejak beberapa hari terakhir, yaitu Muklis.

Muklis sendiri, sempat menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjabbar pada akhir kepemimpinan Bupati Usman Ermulan tahun 2015 lalu. Muklis saat ini menjabat sebagai Direktur Pembangunan Sarana Prasarana Desa, Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD).

Pria kelahiran Jambi, 28 Maret 1969 ini menyatakan dirinya akan maju sebagai calon Bupati Kabupaten Tanjabbar 2020 mendatang. Bukan tanpa alasan, Muklis telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah elit Parpol dan didasari atas panggilan nurani dan banyaknya dorongan masyarakat.

“InsyaAllah, saya siap maju di pemilihan Bupati Tanjabbar 2020 mendatang. Saya mohon do’a dan dukungan masyarakat Tanjabbar. Saya dan keluarga mewakafkan diri untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” kata Muklis, Minggu (21/07/2019).

Selain itu, Muklis bahkan mengaku pertimbangan dirinya untuk maju pada pemilihan Bupati Tanjabbar sudah sangat matang, dan bukan dengan waktu yang singkat. Sejak 5 Tahun yang lalu sudah dipertimbangkan terhadap langkah 5 tahun ini.

“Saya maju bukan karena ambisi pribadi, melainkan berfikir agar Tanjabbar lebih maju lagi dari yang saat ini. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk percepatan pembangunan di Tanjabbar ini,” jelasnya.

Mengenai status dirinya yang saat ini merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), Muklis menyatakan siap meninggalkan jabatannya di Kementerian.

“InsyaAllah, saya pasrahkan semua ke Allah SWT. Saya siap berhenti, sebab pengabdian itu tidak harus di jalan birokrasi saja, ada pilihan lain. Diluar pegawai, banyak sekali diluar yang bisa kita raih. Menjadi bupati itu juga merupakan langkah ke neraka jika tidak menjalankan amanah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada Pilkada 2015 lalu, Muklis merupakan salah satu calon kuat yang digadang-gadang akan maju melawan Safrial. Namun hal itu terhalang, sebab ia lulus pada seleksi di Kementrian Desa. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi