Beranda Advertorial Jenguk Hendri, Fasha Harap Risma Turut Membantu

Jenguk Hendri, Fasha Harap Risma Turut Membantu

KOTAJAMBI, AksesNews – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi hari ini, Kamis (21/01/2021), menjenguk Hendri (39) warga penderita Glukoma dan Katarak selama 6 tahun yang tinggal di RT 18, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, melihat langsung keadaan Hendri dan bertemu keluarganya. Usai menjenguk Hendri, Fasha mengatakan sudah koordinasi Dinas Sosial, Camat dan Lurah terkait, supaya Hendri bisa masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkiat agar Hendri bisa masuk DTKS, sehingga bisa masuk Progam Keluarga Harapan (PKH),” kata Fasha, Kamis (21/01/2021).

Dari sana, Fasha berharap Mentri Sosial (Mensos) Risma dapat verifikasi data dari Pemerintah Daerah, sehingga warga Kota Jambi dapat terbantu.

“Karena Bu Risma mantan Wali Kota dan tahu soal PKH, kita harapkan data yang diberikan pemerintah yang valid dapat diverifikasi di pusat dan Kementrian Sosial untuk bantuan PKH,” katanya.

Mengenai organ tubuh yang dibutuhkan Hendri, Pemkot Jambi belum bisa memastikan dapat menyediakan donor mata. Tapi, kata Fasha, tetap akan diusahakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Noviarman mengatakan, Hendri memang tidak masuk dalam DTKS, sehingga tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah secara berkelanjutan.

“Oleh karena itu, kami Dinas Sosial Kota Jambi akan mengusulkan ke Kementrian Sosial melalui Pak Wali Kota, supaya datanya diekspor,” jelasnya.

Jika sudah masuk DTKS, kata Noviarman, maka Hendri bisa mendapatkan bantuan berkelanjutan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-tunai (BPNT).

“Eksekusinya ada di Kementrian Sosial. Setelah terdata sebagai DTKS, baru ia bisa mendapatkan progam PKH atau progam bansos sembako yang selama ini disebut BPNT,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, Hendri mencurahkan keluh kesahnya kepada Wali Kota Jambi, Syarif Fasha. Bapak dua anak ini, meminta agar dapat dibantu mengobati penyakitnya. Apalagi ia bergantung dengan sang istri yang bekerja sebagai pembantu dengan gaji pas-pasan.

Ia pun meminta maaf kepada Wali Kota Jambi dan mengatakan sebelumnya sudah mengurus untuk mendapatkan PKH. Tapi, tidak juga berhasil.

“Kami minta maaf pak sebelumnya, karena pemberitaan tentang kami viral. Sebab saya sudah capek mengurus untuk mendapatkan PKH sejak 2017, tapi belum bisa-bisa pak. Kami berharap dapat diberikan bantuan kedepannya, terutama untuk anak kami pak,” jelas Hendri di hadapan Wali Kota Jambi.

Sebagai kilas balik, Hendri menderita penyakit Glukoma dan Katarak selama 6 tahun. Dengan keadaan itu, Hendri dan kedua anaknya, hanya bisa bertopang dengan istrinya. Karena itulah, Pemerintah Kota Jambi memastikan dirinya lmendapatkan bantuan dari pemerintah secara berkelanjutan. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi