Beranda News Penumpang Kapal Marina Terlantar, Pihak Marinatama Dinilai Tidak Bertanggung Jawab

Penumpang Kapal Marina Terlantar, Pihak Marinatama Dinilai Tidak Bertanggung Jawab

TANJABBAR, AksesJambi.com – Puluhan penumpang Kapal Marinatama Gemanusa tujuan Kuala Tungkal-Batam terlihat terlantar di Pelabuhan Marina Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Rabu (20/06/2018) pagi.

Para penumpang tujuan Batam mulai berdatangan sejak Rabu pagi di Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, karena akan menuju pulang ke Kampung Halaman.

Dari pantauan AksesJambi.com, tampak puluhan penumpang yang telah memiliki tiket terlantar di Pelabuhan Kuala Tungkal.

Hal ini diduga terjadi, karena kesalahan yang dilakukan oleh pihak Manajemen Maritama yang menjual tiket lebih dari kursi yang disediakan. sehingga para penumpang yg terlambat tidak mendapatkam kursi kapal tersebut.

“Sesuai jadwal yang tertera pada tiket, kapal akan berangkat rabu pagi sekitar pukul 08:00 WIB, sehingga datang ke pelabuhan sekitar pukul 07:30 WIB. Tapi, sampai saat ini pihak maritama belum juga memberi pertanggung jawaban,” kata salah satu penumpang, Jhoni saat ditemui AksesJambi.com, di Pelabuhan marina batam.

Para penumpang, dikatakan Jhoni sangat menyesalkan keteledoran Manajemen Marinatama tersebut apalagi tidak ada pemberitahuan secara resmi, baik dari pihak Pelabuhan terkait keterlambatan itu.

“Sejak pagi sampai saat ini, tidak ada pemberitahuan kepada kami terkait penumpang yang penuh. Kami sudah membeli tiket dari kemarin. Datang pagi-pagi ke pelabuhan,” kata Jhoni.

Tidak ada kejelasan jumlah tiket yang dijual dengan kapasitas kursi penumpang. Sehingga ia dan penumpang lain yang sudah beli tiket dari kemarin pun harus terlantar.

“Perusahaan besar seperti Marina manajemennya seperti ini. Tidak ada tanggung jawabnya, ini seolah dianggap masalah sepele, kami rugi waktu dan lain-lain, seenaknya kami disuruh pulang dan kesini lagi besok,” tegas Jhoni.

Saat dimintai keterangan oleh Tim AksesJambi.com, pihak Marinatama meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada para penumpang yang terlantar, karena pihak Marinatama mengaku ini adalah kesalahan dalam manajemen Marinatama yang menjual tiket yang melebihi kapasitas kapal,” tutup Tuti. (Andika)