Beranda Akses Jambi Siaga Banjir, 19 Wilayah di Kota Jambi Diwaspadai

Jambi Siaga Banjir, 19 Wilayah di Kota Jambi Diwaspadai

JAMBI, AksesNews – Ketinggian Air di sungai Batanghari untuk hari ini Senin 19 November 2018 mencapai 12,90 Meter, berdasarkan hasil laporan dari TMA Tanggo Raki Kota Jambi yang dimuat posko siaga banjir BPBD Provinsi Jambi. Dibandingkan hari minggu kemarin, ketinggian air sampai 13M dan sekarang mengalami penurunan 10 cm.

Status banjir di Provinsi Jambi saat ini masih Siaga, setatus siaga menjadi siaga darurat akan di naikan apabila dua sampai 3 kabupaten/kota menaikan status darurat.

Kepala Bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BNPB Provinsi Jambi, Tatang mengatakan untuk menaikan setatus dari siaga menjadi siaga darurat itu kita masih menunggu rekomendasi dari beberapa kabupaten.

“Muaro Bungo sudah menaikan nota dinasnya ke Bupati untuk penaikan status, tapi belum di tandatangani Bupati, Merangin juga begitu. Kerinci menghadapi banjir longsor, tetapi juga sudah mengajukan penaikan status bencana. Artinya, apabila belum di naikan status oleh pemerintah daerah, mereka masih mampu menaggulanginya,” jelas Tatang.

Penaikan status Darurat bagi bencana banjir, BNPB Provinsi masih menunggu rekomendasi dari kabupaten kota. Apabila Kabupaten sudah menaikan status, BNPB Provinsi kan menaikan status sekala provinsi dengan mengajukan kenaikan ke Gubernur, setelah itu ke pusat.

“Dari kabupaten sudah menaikan siaga darurat, baru kita dari provinsi menaikan siaga dan merekomendasikan ke pusat. Sebelum ke pusat, kita naikan lebih gubernur dulu, baru kita naikan ke pusat,” Jelas Tatang.

BPBD Provinsi untuk sementara sudah membentuk Posko Banjir di kantornya, penambahan posko akan di laksanakan setelah status bencana sudah di naikan. Selain itu, personil TRC sudah di tugaskan dengan 10 orang setiap harinya untuk piket siaga.

Sementara itu, mengenai gudang dan logistik, BNPB Provinsi sudah mengajukan kepada pemerintah daerah. Terkait komandan siaga dan timnya, BNPB Provinsi akan menunggu hasil rekomendasi dari Gubernur apabila status sudah naik.

“Kita menanti dulu dari kabupaten menaikan status siaganya baru kita minta kepada Gubernur menunjukkan komandan siaganya,” tambah Tatang.

Diketahui, untuk saat sekarang sudah 5 kabupaten kota yang sudah siaga, yaitu kabupaten Bungo, Bangko, Kerinci, Batanghari dan juga kota Jambi.

Berhubung BPBD hanya terdapat di 10 kabupaten kota, maka khusus Kota Jambi langsung di tangani BNPB Provinsi dan Damkar kota. Hasil terakhir, wilayah kota jambi yang terus di waspadai dalam banjir sebanyak 19 titik wilayah.

Akibat luapan sungai batanghari hanya satu titik, yaitu wilayah buluran kenali (jalan Siwa besi- buluran) dan wilayah yang diakibatkan curah hujan sebanyak 18, yaitu perumahan kembar lestari I dan II, Bugenfil, Arwana Indah Laskar Berat dan Perkampungan Rt 32 Kenali Bawah.

Selanjutnya wilayah wilayah Masjid Al-anshar Pall merah lama, SD 183 cucian Pall merah lama, beringin utama dekat 183, perum sapira presiden belakang SMK 2 dan perum Af-Koza dekat SMK 2.

Wilayah pemukiman masyarakat yaitu di lorong TAC belakang Hotel Bungo Kincai, Lorong bidiman sungai tembuku talang banjar, dekat asrama PM, lorong kartini pasir putih, belkang PTUN, lorong hasanah 1 belakang Jamtos dan simpang empat arah komplek pertanian kenali asam atas. (Alpin)

DRadio 104,3 FM Jambi